MENGUSUNG tema kekerasan verbal, unit alternative asal Kendari bernama iLaika rilis single kedua bertajuk Rotasi Nafsu Imaji pada Jumat (12/2/2021) lalu. Dalam single tersebut, iLaika ingin menyampaikan pesan bahwa kekerasan verbal yang sering dianggap lumrah nyatanya memberi dampak sangat serius pada korban.

Penggalan lirik 'Menjatuhkan adalah hidangan pembuka, ditambahkan penyedap rasa rusaknya saraf' menggambarkan bagaimana kekerasan verbal dapat merusak mental korban. Lagu serta video musik Rotasi Nafsu Imaji coba merepresentasikan ketertekanan, depresi dan trauma yang dialami oleh korban kekerasan verbal. Melalui karya ini, iLaika juga ingin menggaungkan kampanye anti kekerasan verbal.

Seluruh proses kreatif dalam video musik yang berdurasikan 5 menit 36 detik ini, mulai dari ide cerita hingga penggarapan video musik dilakukan oleh iLaika sendiri. Diproduseri oleh Rhyansyah (Drummer), disutradarai oleh Satar (Bassist), Yhoyonk (Gitaris) bertindak sebagai koreographer dan Eros (Vokalis) bertindak sebagai script continuity.

Sedangkan untuk proses audio mixing dan mastering dilakukan oleh Aden (Gitaris) dari Cave Records. Melalui video musik ini iLaika mampu menginterpretasikan makna lagu yang ingin disampaikan ke dalam kumpulan gambar yang bergerak. iLaika juga mengajak beberapa influencer Kendari untuk ikut terlibat memerankan tokoh dalam video musik Rotasi Nafsu Imaji.


Sebelum dirilis, iLaika melakukan pemutaran serentak single Rotasi Nafsu Imaji secara eksklusif di beberapa stasiun radio di Indonesia pada Rabu (10/2/2021) dan pada akhirnya Rotasi Nafsu Imaji mengudara secara resmi di berbagai platform musik digital dan video musik telah tersedia di kanal YouTube iLaika Official mulai 12 Februari 2021.