AGENDA internasional yang sudah digelar sejak 2013, Ubud Village Jazz Festival (UVJF) 2020 terpaksa ditiadakan karena wabah ataupun pemulihan dari pandemic global coronavirus (covid-19) yang memerlukan waktu. Event yang sudah berlangsung 7 kali berturut-turut ini resmi dibatalkan menyusul penyebaran covid-19 yang semakin meluas diberbagai negara, termasuk Indonesia.

"Kami sebagai salah satu event internasional tahunan yang diselenggarakan di Bali, dengan alasan yang sama juga telah mengambil sikap untuk membatalkan perhelatan tahun ini," kata Festival Director sekaligus Co-founder UVJF, Anom Darsana.

Bila sesuai rencana, kata Anom UVJF 2020 akan berlangsung pada 14 dan 15 Agustus 2020 namun dengan sangat terpaksa harus dibatalkan meskipun sebenarnya banyak saran untuk ditunda yang masih dalam tahun 2020 dengan harapan covid-19 sudah mereda dalam beberapa bulan ke depan.

Tapi karena adanya beberapa pertimbangan sejumlah aspek yang akhirnya diputuskan untuk dibatalkan. Menurutnya, kalaupun benar membaik dalam beberapa bulan kedepan tetap memerlukan waktu untuk masa recovery. Dalam periode ini semua orang pasti akan berhati-hati dan berhemat untuk bangkit dari keterpurukan ekonomi.

Alasan lain pembatalan event UVJF 2020 lebih kepada alasan moral dimana pihak penyelenggara merasa langkah yang bijaksana apabila semua prihatin dan empati kepada saudara yang jauh lebih membutuhkan bantuan. Diharapkan semoga segala sesuatunya menjadi lebih baik dan dapat memulai kembali 2021 mendatang.