Page Nav

HIDE

Grid

GRID_STYLE

Breaking News

latest

Persoalan Perasaan Prisj Di Single Keempatnya Berjudul Menjaga Ingatan

SINGLE keempat berjudul Menjaga Ingatan dihadirkan Prisj sekaligus menjadi single penutup untuk Extended Play (EP) yang akan dirilis. Lagu t...


SINGLE keempat berjudul Menjaga Ingatan dihadirkan Prisj sekaligus menjadi single penutup untuk Extended Play (EP) yang akan dirilis. Lagu tersebut bercerita soal kehilangan orang yang disayang, kehilangan yang dimaksud bisa ditinggal selingkuh, ditinggal menikah bahkan ditinggal mati.

Disaat kita mengalami momen kehilangan itu, banyak orang di sekitar kita mencoba menasehati agar cepat 'berdamai' dengan kenyataan. Namun pada realitanya sulit untuk dilakukan karena segala kenangan yang terjadi, semua ingatan sudah tertancap di ingatan," kata Prisj.

Menjaga Ingatan mewakili perasaan orang yang sulit move on, orang yang sulit menerima kenyataan pahit, orang yang cenderung lari dari realita dan memilih hidup di masa lalu. EP yang telah dirilis 14 April 2023 kemarin berjudul Persoalan Perasaan, akan ada empat lagu yang bertemakan cinta.

Empat lagu tersebut yakni Rindu Yang Tak Sempurna, Terbunuh Waktu, Lagu Tidur Untuk Ema, Menjaga Ingatan yang sudah dulu rilis melalui platform digital. Keseluruhan penggarapan lagu mulai dari aransemen, penulisan lirik, mixing dan mastering dikerjakan sendiri oleh Prisj.

Untuk artwork sendiri Prisj menggandeng seniman lukis muda Purbalingga bernama Baghero. EP perdana ini adalah batu loncatan dalam karir bermusik, sekaligus pembuktian dan permohonan restu kepada mendiang sang ayah untuk memilih musik sebagai jalan hidup.

Prisj menegaskan ingin serius dalam berkarir di musik, selain bisnis bunga yang orang tuanya wariskan dan EP tersebut menjadi sebuah bentuk permohonan restu berkarir di dunia musik yang sangat ia inginkan.

Prisj, adalah seorang musisi yang kesehariannya mudah ditemui di kawasan Kalimanah, Purbalingga. Menempati rumah sekaligus workshop merangkai bunga kediamannya mudah ditemukan, mengingat wilayah itu adalah sebuah kawasan industri. Mewarisi toko bunga dari mendiang sang bapak, Prisj mulai mengerjakan proyek musiknya, tentu saja hal itu dilakukan di sela-sela kesibukannya.

Terinspirasi dari musik pop Indonesia tahun 2000-an seperti Ungu, Geisha, Samson, D'Massive, The Rain, Prisj ingin membawa nuansa nostalgia musik tahun dua ribuan. Menurut Prisj musik pop tahun dua ribuan memiliki lirik yang sederhana namun memiliki pesan yang lugas dan aransemen yang khas sehingga mudah diingat oleh pendengar.