Page Nav

HIDE

Grid

GRID_STYLE

Breaking News

latest

Nadhira Suri Bercerita Tentang Self Reflection Melalui Ceritakan Padaku

ADA banyak hal yang ingin disampaikan Nadhira Suri dalam lagu Ceritakan Padaku, utamanya mengenai proses healing luka yang tidak terlihat ya...


ADA banyak hal yang ingin disampaikan Nadhira Suri dalam lagu Ceritakan Padaku, utamanya mengenai proses healing luka yang tidak terlihat yaitu luka batin. Lagu yang berbicara mengenai proses memahami, menerima, memaafkan demi meraih kebahagiaan dan kedamaian batin, kita manusia terkadang lupa memahami bahwa jiwa pun bisa terluka.

Jiwa orang-orang terdekat kita maupun jiwa kita sendiri. Pemahaman bahwa setiap orang, bahkan sosok terdekat kita mungkin juga sedang menghadapi battle besarnya masing-masing yang disimpan dalam hati.

Seringkali kita merasa hidup sendiri, padahal akan selalu ada orang yang mencintai, merindukan dan menerima kita. Berbagi dengan orang yang tepat bisa mencegah luka batin itu menjadi duri di dalam daging," katanya.

Ceritakan Padaku merupakan lagu tentang penerimaan bahwa hidup dan manusia tidak sempurna. Kejadian buruk secara acak bisa menimpa siapa saja. Lagu ini juga tentang pembelajaran bahwa berlapang dada untuk memaafkan itu utamanya untuk diri sendiri.

Untuk melepaskan beban dendam dan penyesalan yang kita tanggung, untuk menyembuhkan luka batin yang lama dibiarkan. Untuk memberikan keringanan dan menoreh kebahagian kedamaian baru Lagu Ceritakan Padaku ditulis di tahun 2022, tepatnya saat covid mulai berakhir. Saat itu Nadhira dan 2 teman songwriter-nya (Stefanus dan Emonk) berbincang hangat seperti biasa perihal pandemi covid, karakter manusia dan pertemanan.

Nadhira merasakan mulai banyak teman yang 'menghilang', ada yang berubah jadi lebih pendiam, ada yang gampang tersinggung, emosi, dan lain lain.  Saat itu Nadhira juga sedang dilanda kesedihan, ada rasa bahagia yang menghilang, ada ketakutan bertemu dengan manusia baru.

Lalu dirinya sadar ternyata semua itu terjadi akibat luka dan trauma terdahulu, emosi dan perasaan yang terpendam. Kemudian Stefanus punya ide untuk membuat lagu itu, dan mereka bertiga menyelesaikan dalam 2 jam saja. Awalnya lagu itu hanya untuk dibagikan di media sosial.

Tujuannya untuk jadi pengingat dan penguat, bagi siapapun yang memiliki pengalaman yang sama dan tentunya relate dengan lagu ini. Dalam menulis lagu, Nadhira terbiasa berangkat dari kisah, baik kisah pribadi maupun orang-orang di sekitarnya, dari hasil observasi maupun hasil dengar curahan hati orang di sekitar.

Inspirasi itu juga bisa muncul berdasarkan kisah fiksi dari imajinasi Nadhira sendiri, baik mimpi maupun bayang-bayang di dalam benaknya. Karena kisah-kisah itu, akhirnya lagu-lagu yang ditulis Nadhira terasa lebih 'bercerita'.


Untuk lagu Ceritakan Padaku penulis utamanya adalah Stefanus, walaupun idenya berdasarkan kisah pribadi Nadhira. Nadhira dan Emonk berperan sebagai co-writer & co-arranger dalam penggarapan lagu ini hingga selesai. Nadhira, Stefanus, dan Emonk adalah songwriter yang memiliki lagu masing-masing tapi kemudian bertemu di studio Nadhira dan banyak membuat karya bersama.

Kebetulan studio Nadhira sering menjadi basecamp untuk teman-teman sesama seniman. Sejak kecil Nadhira sudah sering membuat nada dan puisi sendiri, namun lantunan itu tidak pernah benar-benar selesai menjadi lagu. Baru saat menempuh bangku SMA, Nadhira menyelesaikan lagu yang dulu sempat rilis di Bandung dan masuk chart secara organik.

Pencarian untuk menemukan music producer yang tepat juga memakan waktu bertahun-tahun. Hingga akhirnya dia bertemu dengan tim yang sekarang di akhir 2020 saat pandemi berlangsung. Hingga saat ini Nadhira telah menulis tak kurang dari 50 lagu yang masih tersimpan rapi, tidak terlalu ingat jumlah persisnya, namun dia terpacu oleh tim dan teman-teman song writer-nya yang telah sangat banyak menghasilkan karya lagu.