Menyelami Baik Dan Buruk Dalam Single Ketiga Pelin Berjudul Luka & Obat


COBA keluar dari zona nyaman usai merilis Cemburu dan Bestie, Pelin hadirkan Luka & Obat pada Jumat (9/9/2022) dan akan disusul Video musiknya pada Rabu (14/9/2022) mendatang. Gadis cantik asal Surabaya yang memiliki nama lengkap Eveline Restu Asmoro ini menggandeng pasangan Andre Dinuth & Wanda Omar dalam pengerjaan single ketiganya ini.

Tetap dibalut pop catchy dengan vibes chill dan ceria, namun kali ini Pelin lebih mengeksplor komposisi instrument yang lebih beragam dengan gaya penulisan lirik juga diksi yang mudah dicerna serta relate dengan kisah cinta anak muda yang penuh drama juga lika-liku.

Dibalik susunan major chord progression dalam Luka & Obat, sesungguhnya ada story toxic relationship dalam arti lagu yang berdurasi 3 menit 15 detik ini. Single ketiga ini memiliki kisah sedih namun tetap dibalut beat yang tidak mellow.


Lagu ini bercerita saat sebuah hubungan yang terlanjur toxic, hanya bisa memilih dilanjutkan atau diakhiri," katanya dalam keterangan pers tertulisnya.

Pelin berharap para pendengarnya bisa relate akan pesan yang disampaikan dalam lagunya, bahwa sebuah hubungan yang mungkin telah rusak bukan berarti harus diakhiri akan tetapi bisa dipertimbangkan, diperjuangkan untuk dipertahankan.


Namun tak dipungkiri jika hubungan itu sudah dirasakan tak bahagia dan tak nyaman, sebaiknya sudahi saja sebelum terlalu jauh melangkah karena banyak luka dikemudian harinya.

Sedikit bocoran, ketiga single Pelin adalah sebuah rangkaian menuju proses perilisan album yang rencanannya akan dirilis ditahun depan. Pelin berharap yang mendengarkan Luka & Obat bisa mendapat pesan baik yang tersirat dalam single tersebut, akan ada sebuah hal baik dalam hal buruk sekalipun.


Copyright © Acarakita Indonesia. Designed by OddThemes