Tiga Bintang Tamu Ramaikan Gelaran Art Themis Fest di Nicetime Cafe Purwokerto


SETELAH sekian lama tanpa pertunjukan offline, akhirnya satu persatu mulai 'berani' untuk menggelar dan tentu saja dengan protokol kesehatan yang sudah ditentukan oleh pemerintah. Suka cita jelas menjadi hal yang utama dirasakan, seperti itulah yang mahasiswa Fakultas Hukum (FH) Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto rasakan melalui gelaran Art Themis yang digelar Sabtu (22/1/2022) lalu di Nicetime Cafe Purwokerto.

Sebuah pentas seni (pensi) yang sebenarnya menjadi momen yang ditunggu oleh mahasiswa FH Unsoed Purwokerto sendiri, serta masyarakat luas pada umumnya. Bagaimana tidak, dalam gelaran tersebut melibatkan talenta diluar dari mahasiswa FH Unsoed sebagai bintang tamunya, yang tentu saja itulah yang ditunggu.

Polkadots sebagai unit pop-punk, Voodska dengan ska rocksteady, dan Diskojek yang memutarkan lagu-lagu hits didaulat menjadi bintang tamu dalam acara yang dimulai sejak pukul 15.00 WIB ini. Selain ketiga bintang tamu tersebut, sederet talenta hasil audisi juga ditampilkan disitu, mulai dari tradisional dan modern dance, band performer, hingga solois yang sudah menjalani proses seleksi sebelumnya.

Jalannya Acara
Pukul 15.00 waktu setempat, acara dimulai dengan sederet sambutan dari elemen terkait dan memang hampir belum ada pengunjung yang datang kecuali panitia dan pengurus unit kegiatan kampus. Meski begitu, acara tetap berjalan dengan lancar tanpa ada halangan apapun.

Sempat terjadi hujan yang cukup deras, namun hal tersebut tidak menyurutkan semangat panitia untuk optimis akan kelancaran acara hingga selesai saat malam nanti. Usai sambutan dari beberapa elemen kampus, pertunjukan dimulai dengan beberapa talenta band performer yang sudah mengikuti seleksi dan ada beberapa talenta yang berasal dari luar kampus.

Performer dari kontestan terus berlanjut hingga menjelang break maghrib, kemudian dilanjutkan dengan talenta lain yang dibuka oleh tari tradisional usai break maghrib. Sisa dari band audisi diselesaikan setelahnya, lalu dilanjutkan dengan performa dari bintang tamu pertama, Polkadots.

Venue sudah dipenuhi fans dari para bintang tamu yang tergolong loyal. Polkadots naik panggung, dan para Polka Genks (fans Polkadots, red) sudah bersiap di depan panggung untuk beraksi sesuai dengan ekspresinya masing-masing mulai moshing, capoera, dan berbagai aksi lainnya yang cukup mencuri perhatian.

Beberapa lagu dibawakan Polkadots termasuk karya sendiri dimana video musiknya sudah diunggah di kanal YouTube mereka yang sudah ditonton lebih dari 118 ribu kali, Aku Dan Sahabatku.

Terimakasih panitia, sukses terus untuk acara-acaranya dan semoga tidak bosan untuk mengundang kami," kata vokalis Polkadots, Rasyif dari atas panggung.

Polkadots menyelesaikan pertunjukan dengan luar biasa, dan dilanjutkan dengan performance dari Voodska yang tengah bersiap di backstage. Alunan musik Jamaika siap didendangkan Arbi dan kawan-kawan yang siap mengajak penonton untuk berdansa mengikuti alunan.

Voodska mulai naik panggung, Nurlela karya Bing Slamet menjadi pembuka yang dilanjutkan semua lagu dari mini album Journey mereka. Di sela playlist yang dibawakan, Superstar milik Ardhito Pramono menjadi pembeda dibanding lagu lain yang memang Voodska banget.

Akhirnya Voodska menyelesaikan penampilannya dengan apik, dan dilanjutkan dengan penampilan dari Diskojak. Sederet tembang hits sudah dipersiapkan Diskojak sebagai playlist mereka untuk menghibur dan mengajak pengunjung bernyanyi bersama hingga kurang lebih pukul 23.00 WIB dan satu persatu pengunjung meninggalkan venue pertunjukan dengan rapi usai Diskojak menyelesaikan tugasnya.
Copyright © Acarakita Indonesia. Designed by OddThemes