BANYAK kesan yang diberikan Jakarta, lebih jauh diberi makna oleh setiap pribadi di dalam dan sekelilingnya. Poppie Airil—yang dikenal melalui karya dan penampilannya di band Efek Rumah Kaca—dengan proyek musik personalnya, Bing Renang memberi pandangan unik tentang kota domisilinya selama lebih dari satu dekade, mengingat Jakarta melalui medium prangko.

Perkenalan Poppie dengan sepasang prangko bergambar bunga bertuliskan Dendrobium None Betawi dan Dendrobium Abang Betawi menjadi pemantik rilisan album mini Dendrobium None Betawi yang berisikan 4 (empat) lagu berdurasi pendek.

Deskriptif namun implisit, progresif tapi juga kontemplatif.

Lagu berjudul sama, Dendrobium None Betawi menjadi track fokus, lainnya ada 1 (satu) track turunan berjudul Jakarta Molek dan 2 (dua) track pendukung berjudul Putri Terang dan Sri Rejeki.

Dinamika dari setiap lagu di album mini Dendrobium None Betawi bisa didengar tanggal 26 Februari 2021 di berbagai platform music streaming dan website kiosojokeos.com. Harapannya, album mini Dendrobium None Betawi bisa menjadi seperti layaknya prangko, sebagai alat antar untuk korespondensi antara Bing Renang dengan teman dengarnya untuk bersama-sama merawat ingatan akan waktu dan peristiwa.