Pesan Positif Soekarno Straat Dikala Pandemi Dalam Single Jeda

 


KEGELISAHAN tiap individu selama hampir satu tahun pada 2020 lalu karena pandemi justru membuat Soekarno Straat dapat menghasilkan karya bertajuk Jeda. Single tersebut merupakan perantara bagi Soekarno Straat untuk berbagi semangat positif kepada setiap individu.

"Banyak yang mengalami keterpurukan, kegagalan, atau hambatan ditahun lalu, tapi semua harus tetap ada semangat positif agar segera bangkit dan tetap berjuang bagaimanapun caranya," kata Soekarno Straat melalui press release yang diterima acarakita.net, Selasa (26/1/2021) siang lalu.

Pada single ini, Soekarno Straat mencoba lebih peka dengan isu sosial dan kesehatan mental yang terjadi pada orang-orang ketika menginjak fase quarter life crisis. Orang-orang pada fase quarter life crisis terpaksa harus memperlambat langkahnya selama satu tahun ke belakang.

Disisi lain, pada fase tersebut mereka senantiasa dituntut untuk melakukan percepatan terkait pencapaian-pencapaian dalam hidup. Hal tersebut terefleksi dari pertanyaan-pertanyaan seperti 'kapan lulus?' 'kerja dimana?', sampai dengan kapan nikah?'.

Wajah baru musikalitas Soekarno Straat juga ditampilkan pada single ini melalui eksplorasi dari campuran dua genre yang cukup kontras, yakni Alternative Rock dan Reggae/Dub. Sisi musikalitas yang ditampakkan pada single ini cukup berbeda dengan lagu-lagu pada album sebelumnya.


Sejauh ini, single ini menjadi pencapaian terbesar Soekarno Straat dalam mengeksplorasi musikalitas. Single ini sekaligus menjadi karya Soekarno Straat sebelum rehat sejenak dari aktivitas bermusik. Kondisi pandemi yang belum mereda memaksa Soekarno Straat mengambil langkah untuk menghentikan sementara segala aktivitas bermusik.


Copyright © Acarakita Indonesia. Designed by OddThemes