PENANTIAN panjang dari unit metalcore asal Jakarta Timur, Blastone akhirnya terbayarkan setelah merilis single bertajuk Intolerance pada Jumat (15/1/2021) sebagai bentuk perlawanan terhadap intoleransi. Sebagai debut single setelah terbentuk dari 2017 lalu, Intolerance juga sebagai salam pembuka untuk menggambarkan band ini.

Tumbuh dan berkembang dengan mendengarkan Bring Me The Horizon, Asking Alexandria, Falling In Reverse, hingga Dream Theater, band yang beranggotakan Faren pada vokal, Bara dan Yudha pada gitar, Faris pada bass, Ales pada keyboard, serta Samy pada drum ceritakan masalah sosial dan penyesalan terdalam akan kelamnya masa lalu.

"Lagu ini menceritakan tentang kesedihan yang mendala terhadap kejadian intoleransi di Indonesia," kata gitaris Blastone, Bara melalui press release yang diterima acarakita.net, Kamis (7/1/2021) lalu.

Menurut mereka, mendengar kabar bahwa ada oknum yang menolak pembangunan tempat ibadah dengan alasan kawasan mayoritas, ada yang memangil saudaranya sendiri dengan panggilan 'monyet', atau bahkan mengganggu ibadah agama lain dengan menyalakan lagu sangat keras saat mereka sedang ibadah.


"perbedaan ini seharusnya dapat menjadi kerukunan antar keragaman yang ada di indonesia, bukannya meninggalkan duka," ujarnya.

Sebagai single pertama, Blastone menghadirkan distorsi yang keras dan diiringi dengan melodi yang sedih serta lirik yang satir yang membuat para pendengar ikut hanyut dalam suasana kesedihan. Harapan besar tersirat supaya publik dapat menerimanya dengan segenah hati, lagu tersebut juga akan tersedia disemua platform digital yang ada.