SEBUAH tembang bertajuk Sunburnt (Epithymia) dirilis penyanyi asal Indonesia yang saat ini berdomisili di Australia, Rajasinaga pada Jumat (4/12/2020) lalu. Single tersebut merupakan debutnya dimana ia memulai di industri musik dengan mengusung genre pop/rnb.

"Lagu ini mengisahkan tentang perjalanan hubungan antara dua insan yang sedang melewati tantangan long distance relationship," katanya melalui press release yang diterima acarakita.net, Senin (21/12/2020) lalu.

Meski menjadi debut, single ini dibuat justru dengan tidak main-main dimana lagu tersebut diawali dengan memakai banyak unsur bahasa metafor yang mampu membangun kembali memori hangat antara dua insan di tepi pantai. Hal tersebut tentu saja membuat lagu ini semakin manis dan cocok untuk diperdengarkan diwaktu senggang.

Dalam proses produksinya, Rajasinaga berkesempatan berbagi dan berkolaborasi energi dengan beberapa musisi dan produser tanah air seperti Matthew Sayersz yang merupakan salah satu musisi jazz/pop/rnb Indonesia yang cukup dikenal di dunia musik industri Indonesia.

Ia berharap dengan dirilisnya single ini dapat menjadikan semangat tersendiri dalam berkarya, dan tentu saja apa yang ia ciptakan dapat diterima dengan baik oleh penikmat musik.