Page Nav

HIDE

Classic Header

{fbt_classic_header}

Top Ad

//

Breaking News:

latest

Indysellen Ceritakan Situasi Confessing-night Dua Sahabat Melalui Single The Night

  PENGHUJUNG tahun 2020 banyak dimanfaatkan para musisi untuk merilis single ataupun album, tidak terkecuali Indysellen yang merilis The Nig...

 


PENGHUJUNG tahun 2020 banyak dimanfaatkan para musisi untuk merilis single ataupun album, tidak terkecuali Indysellen yang merilis The Night pada Jumat (18/12/2020) lalu. Meski baru dirilis pada penghujung 2020, lagu tersebut sebenarnya sudah ditulis sendiri oleh Indysellen beberapa tahun yang lalu.

"Mungkin sekarang momen yang tepat, setelah lama disimpan akhirnya baru diproduksi secara serius awal 2020 bersama Ongky Yosep dan Ngurah Bagus," kata Indysellen melalui press release yang diterima acarakita.net, Minggu (20/12/2020) petang.

Menurutnya, single tersebut bercerita dari sudut orang pertama tentang situasi confessing-night antara dua sahabat yang salig cinta sejak lama. Untuk pembuatan lagu, diakui dia bermula dari rumah yang mengharuskan ia untuk kembali membuat musik dari dalam kamar sendiri.

Dari keharusannya tersebut yang akhirnya ia merekam vokal dan membuat sampling sounds bersama Ongky Yosep melalui Zoom, serta mempercayakan mixing masteringnya kepada Iqbal Mssvkntrl.

Cerita tentang lagu dan proses yang ia kerjakan membuat lagu The Night sangat jujur dan 'blak-blakan' atas momen cerita cinta sebelum hubungan terjadi hingga akhirnya ia dapat menjalani hubungan yang sebenarnya dengan sahabat yang dikagumi.

"The Night menginterpretasikan rasa lega dan tidak percaya, seperti saat kita terbangun dari sebuah mimpi buruk lalu merasakan kelegaan yang besar setelah terlepas dari hal-hal menakutkan di dalamnya," ujar dia.

Menawarkan musik pop urban seperti Lany, Pamungkas, Keshi, Taylor Swift dan Avril Lavigne, Indysellen memilih The Night sebagai debut singlenya dengan sentuhan musik elektronik dan sentuhan gitar sebagai sound analog yang khas. Lagu ini memiliki feel yang tegas saat semua hal-hal buruk seketika berubah menjadi hal yang sangat menyenangkan jika merasakan lirik demi liriknya.

Di lagu ini, Indysellen ingin menunjukkan 'if we put our heart at the truest form, how unreal it could be, and how unreal we could set our story through our lives'.