Panggung Pertunjukan Bakat dan Ketrampilan Bertajuk Starlight 2020 Sukses Digelar Secara Daring


PANGGUNG pertunjukan bakat dan keterampilan bertajuk Starlight 2020 garapan Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Multimedia Nusantara (UMN) sukses terselenggara secara daring dengan beberapa rangkaian.

Diadakannya Starlight sendiri diharapkan menjadi wadah bagi setiap Vergilia (peserta) untuk dapat bersaing dengan menunjukkan bakat mereka di acara Starlight 2020. Starlight digunakan sebagai acara promosi untuk memperkenalkan Unit Kegiatan dan Komunitas Siswa yang berdiri di setiap Universitas dan Sekolah Menengah.

Untuk rangkaiannya terbagi dalam 3 agenda yakni Venicea (First Stage) yang merupakan tahapan awal bagi para calon peserta Starlight 2020 dengan menggunakan sosial media Instagram sebagai salah satu persyaratan untuk mendaftarkan diri. Dilanjutkan dengan Mardi Gras Stage (Second Stage) yang diadakan pada 6 November 2020 di kanal YouTube Starlight UMN.

Kemudian diakhiri dengan Rio de Janeiro Stage (Final Stage) yang diadakan pada 21 November 2020 dan merupakan acara puncak dari Starlight 2020 di mana 10 peserta yang lolos dari tahap Mardi Gras Stage akan menunjukkan penampilannya di panggung Starlight 2020.

Tahun ini, Starlight 2020 mengusung tema 'Sirius' yang merupakan bintang paling terang di langit. Dengan tema ini, diharapkan para peserta Starlight 2020 mampu menunjukkan bakatnya dengan percaya diri seterang Sirius.

"Untuk semua Vergilia, saya harap kalian semua bisa belajar banyak di Starlight. Bukan cuma dari bakat kalian, tapi kalian juga belajar hal displin sampai mengikuti regulasi, cara edit video dan cara membuat video menjadi kreatif, dan semoga Starlight bisa membantu kesuksesan kalian di kemudian hari," kata Ketua Starlight 2020, Brenda Estherina.

Selain itu, Starlight juga mengadakan Story Challenge di Instagram Starlight UMN pada Mardi Gras Stage dengan mendapatkan Go-Pay sebesar Rp 25.000 setiap orangnya yang dimenangkan oleh Nadine Marcia dan Marsella Leonardo. Peserta yang mengikuti Story Challenge ini, tidak hanya mendapatkan hadiah uang melainkan mereka juga dapat mengasah kreativitas yang sudah ada dalam diri mereka.

Brenda mengaku bersyukur, sebab para Vergilia bisa komunikatif, bisa bekerja sama dengan regulasi yang ada dan para Vergilia juga berproses dari Venicea hingga Rio de Janeiro. Rangkaian acara Rio de Janeiro dibuka dengan adanya kata sambutan dari ketua Starlight 2020 hingga beberapa tamu undangan untuk mengawali keberlangsungan acara.

Kemudian 10 Vergilia yang telah dinyatakan lolos dari Mardi Gras Stage akan menampilkan penampilan mereka berupa video. Kompetsi Starlight 2020 pada Rio de Janeiro Stage tersebut dimenangkan oleh Face-Off sebagai Sirius (juara 1), Coorly Bones sebagai Adara (juara 2), dan Aaron Nathanael sebagai Murzim (juara 3).

Selain ketiga juara, Starlight juga memberikan penghargaan kepada Face-Off sebagai Cassiopeia (kostum terbaik) dan kepada 27 sebagai Stellar (pendukung terbanyak).






 

Copyright © Acarakita Indonesia. Designed by OddThemes