UNIT garage rock tanah air, Kasino Brothers dikabarkan telah merilis single terbarunya bertajuk Mereka Yang Lupa yang sudah dapat dinikmati Jumat (6/11/2020) lalu di platform musik yang ada. Perilisan tersebut sebagai spirit disaat banyaknya panggung yang postponed hingga dibatalkan.

"Banyak rencana kami yang akhirnya hanya jadi wacana, meski bagaimanapun kami harus tetap berkarya dan kami harus kuat juga di dunia digital," kata bassis Kasino Brothers, Fareeq melalui press release yang diterima acarakita.net belum lama ini.

Meski sebenarnya Mereka Yang Lupa sudah mulai direkam sejak 2019 lalu, namun ada beberapa kendala yang membuat proses kreatif secara keseluruhan baru selesai Agustus 2020. Proses yang panjang yang akhirnya memperoleh hasil yang maksimal dan sesuai dengan kemauan, termasuk dengan berbagai ilmu yang mereka dapat saat menjalan proses tersebut.

Dengan memanfaatkan situasi yang sedang terjadi, segala urusan terkait digital diselesaikan sendiri dengan maksimal dan itu berhasil dengan penggarapan video musik secara mandiri. Menurut mereka, sebelum ada panggung harus terus berproses dan masyarakat dapat lebih mengenal image band yang sudah dibangun.

Sepakat mengangkat aktivitas builder motor custom, Kasino Brothers mempercayakan penggarapan video musik oleh 7daysoff Production House. Sedangkan untuk cerita dibalik Mereka Yang Lupa digambarkan tentang sosok pekerja yang telah merencanakan suatu konsep pekerjaan namun mendadak hancur.

"Lalu keadaan yang memaksa pekerja tersebut bekerja apa saja tanpa memikirkan jati dirinya, yakni menyempurnakan pekerjaan yang diberikan oleh penguasa," ujarnya.

Ia menambahkan, suatu ketika pekerja mulai merasakan bahwa yang ia kerjakan sudah tidak manusiawi, kemarahan muncul setelah pekerja menerima honor yang tidak susuai dengan kesepakatan awal. Namun para penguasa memiliki hak penuh atas keputusan secara meneyeluruh tentang pekerjaan tersebut.

Dalam video klip ini disampaikan suatu rasa kekecewaan para pekerja ketika mereka tidak diperlakukan dengan layak oleh para penguasa. Apabila kata penguasa terlalu jauh maknanya, katakanlah pemilik modal atau bisa juga sebagai customer. Sama halnya dalam video klip lagu ini, para pekerja montir bengkel mendapatkan upah tidak sesuai dengan kesepakatan.