KONSEP virtual diadakan Himpunan Mahasiswa Manajemen (HIMMA) Universitas Multimedia Nusantara pada Senin (31/8/2020) hingga Sabtu (5/9/2020) lalu. Penyelenggaraan event berkonsep virtual tersebut dilakukan mengingat 2020 ini menjadi tahun 'menyedihkan' bagi pelaku industri event karena pandemi coronavirus (covid-19) yang saat ini sedang melanda.

Tema 'Discover Your Idea' diambil supaya generasi muda terutama mahasiswa mampu menemukan ide orisinal yang dapat memberikan dampak bagi masyarakat Indonesia, terutama saat masa pandemi saat ini. Euforia 2020 memiliki 4 rangkaian acara, yakni Euforia Talkshow, Business Plan & Business Case Competition, Euforia Bazaar, dan Euforia Virtual Concert.

Dimulai pada Senin (31/8/2020) pada pukul 19.00 WIB, acara dibuka dengan kata sambutan dan video tentang kondisi Indonesia sekarang. Euforia Talkshow mengusung tema 'How to Build and Maintain Business in Pandemic Situation' dengan tujuan untuk memperlihatkan kepada mahasiswa bahwa pada masa pandemi tidak menutup kesempatan untuk bisa bertumbuh menjadi enterpreneur dan kita bisa melihat seberapa keras hantaman dari covid-19 dari sektor ekonomi.

Pembicara yang dihadirkan adalah Yasa Paramitha Singgih yang merupakan Chief Executive Officer (CEO) dari Men's Republic. Ia menceritakan bahwa tidak semua orang bisa menjadi entrepreneur, hanya mereka yang memiliki mindset yang tepat dan motivasi yang kuat dan konsep yang bagus dan bisa dieksekusilah yang bisa.

Peserta dari Euforia Talkshow juga sangatlah antusias mendengarkan insight dari salah satu young entrepreneur Indonesia yang bisa bertahan di masa pandemi ini.

Business Plan & Business Case Competition juga tak kalah seru meskipun dilaksanakan secara virtual melalui aplikasi Zoom. Diikuti oleh 14 SMA dan 25 Universitas dari seluruh Indonesia dan mancanegara, perlombaan ini bisa tergolong sukses karena bisa diikuti oleh banyak peserta.

Business Plan Competition mengusung tema 'The Gen Z Way to Create Sustainable Business in the Creative Industries Through Era 4.0 Technology' yang bertujuan agar siswa-siswa SMA bisa membuat bisnis yang dapat bertahan di industri era 4.0 yang mengandalkan teknologi dan bisa bersaing secara global.

Business Case Competition mengusung tema 'Creative and Intellectual Solving in Digital Era 4.0 for Social Mission' yang bertujuan agar mahasiswa bisa menyelesaikan masalah terutama di bidang sosial di era industri 4.0 ini. Perlombaan ini sudah mencapai tahap Grand Final pada Selasa (1/9/2020) yang diikuti oleh 10 SMA dan 10 Universitas. Presentasi yang dilakukan sangatlah seru dan peserta mendapatkan banyak insight dari dewan juri.

Sedangkan untuk Euforia Bazaar dilaksanakan dengan konsep yang cukup unik di 2020 ini. Yang dulunya dilakukan dengan membuka tenant di kampus, tahun ini Euforia Bazaar membuat bazaar online di instagram dan terdapat 12 tenant yang mempromosikan produk dan jasa mereka.




Euforia 2020 diakhiri dengan Euforia Concert pada Sabtu (5/9/2020) dengan menghadirkan unit indie rock yang terbentuk 16 April 2016 lalu yakni Reality Club. Band yang beranggotakan Fathia Izzati, Era Patigo, dan Mayo ini membawakan 8 lagu dengan Is It The Answer yang sempat mendapat penghargaan pada Anugerah Musik Indonesia (AMI) pada 2018 lalu.

Tak hanya Reality Club, ada satu guest star lagi yaitu Saturday Night asal Tangerang yang tidak kalah menarik. Konser virtual tersebut ditonton melalui platform Goers dengan tiket diberlakukan dengan harga Rp 30.000 dan konser tersebut sebagai inovasi karena adanya pembatasan kegiatan dengan skala besar oleh pemerintah.