TENGAH bulan April 2020 ini seharusnya ada gelaran akbar untuk pecinta dan penikmat rilisan fisik yakni Record Store Day sebagai gelaran tahunan untuk memperingati 'Hari Toko Rekaman' yang harusnya digelar 18 April. Namun karena adanya pandemic global coronavirus (covid-19) membuat perayaannya terpaksa diundur hingga 20 Juni 2020 mendatang.

Pengumuman dari pengunduran tersebut diunggah langsung di akun resmi instagram Record Store Day Indonesia sejak 14 Maret 2020 lalu, yang merujuk kepada berita dari situs resmi recordstoreday.com pada hari yang sama.

"Kami memutuskan bahwa langkah terbaik untuk semuanya adalah mengganti tanggal perayaan Record Store Day tahun ini menjadi Sabtu, 20 Juni," tulis artikel di recordstoreday.com.

Mereka melanjutkan, bahwa mereka berpikir pengumuman tersebut dapat memberi toko di seluruh dunia kesempatan terbaik untuk memiliki Record Store Day yang menguntungkan dan sukses. Jadi pertimbangan terkait rekomendasi dokter, ilmuwan, WHO, pusat pengendalian penyakit sangat diperlukan sebagai warga yang baik.

Berbagai daerah di Indonesia juga biasanya rutin menggelar Record Store Day dengan kemasan masing-masing, dan sebagian besar justru sudah mempersiapkan diri dengan mematok waktu dan tempat pelaksanaan. Untuk di Jakarta, Record Store Day 2020 rencananya akan dilaksanakan pada 18-19 April 2020 di Kuningan City Ballroom dan dipastikan juga mundur.

Dalam gelaran Record Store Day di Indonesia biasanya berupa bazaar atau festival yang dipenuhi berbagai aktifitas terkait musik maupun rilisan fisik. Tidak jarang juga pada hari tersebut dimanfaatkan sebagian band atau musisi untuk merilis rilisan fisik dalam format kaset, CD, atau bahkan piringan hitam yang dirilis khusus dan eksklusif.