ACARA bertajuk FestivaLAnd sudah terselenggara di area parkir utara GOR Satria Purwokerto selama 3 hari yakni Jumat (18/10/2019) hingga Minggu (20/10/2019) lalu. Tema yang diambil Music, Art, Food masih menjadi andalan pada gelaran yang merupakan kolaborasi Dyandra Promosindo dan LAzone.id ini dengan konten juga dari tiga tema yang tersebut.

Berbagai booth komunitas maupun pelaku industri kreatif dihadirkan disitu yang diharapkan mampu mengangkat ekonomi kreatif Purwokerto dan sekitarnya. Ribuan orang juga hadir, meskipun sebagian besar pengunjung tersebut datang untuk menikmati suguhan musik yang tersaji di panggung utama.

Selama 3 hari penyelenggaraan tersebut, artis yang dihadirkan untuk tampil di panggung utama maupun mini stage berbeda dan setiap talent yang dihadirkan mempunyai massanya tersendiri. Dan untuk memanjakan pengunjung, masing-masing booth setiap harinya juga memberikan penawaran tersendiri, baik itu booth kuliner maupun komunitas serta sponsor dan pendamping.

Harga tiket Rp 25.000 sepertinya cukup murah dan terjangkau untuk dapat menikmati berbagai aktifitas yang ada dan tersebar di tempat pertunjukan. Bahkan, bagi pengunjung yang membawa mobile phone dan kehabisan baterai masih bisa melakukan pengisian baterai secara gratis di charger area yang berdekatan dengan skate area.

Hari Pertama
Selamat datang dipertunjukan, begitu mungkin yang pertama ingin disampaikan pihak penyelenggara terhadap pengunjung yang datang dihari pertama ini dengan berbagai konten yang sudah dipersiapkan dengan matang sejak beberapa bulan lalu. Sebagai kota ke-9 tentu sudah lebih dipersiapkan semuanya dengan kota sebelumnya dapat menjadi pelajaran, meskipun setiap kota ada kendala tersendiri.

Pukul 14.00 WIB sesuai waktu yang sudah ditentukan menjadi awal dibukanya dimana dua panggung yang sudah dipersiapkan untuk menghadirkan talenta berbakat dari Kota Satria. Panggung utama ada sederet penampil seperti B.L.N.T.R sebagai penampil utama dilanjutkan Swarapita, Menjelang Pagi, dan Bumble Bee. Panggung utama masih berlanjut hingga usai break maghrib dan break isya dengan penampilan dari Sweet After Tears, lalu Wahyu Selow, dan ditutup oleh penampilan si cantik Danilla.

Sedangkan untuk mini stage ada esport competition, talkshow bersama The Octopus Barber dan komunitas Doodle Art Purwokerto yang dilanjutkan dengan creative talk bersama Irfan Bahtiar.

Hari Kedua
Dipastikan akan lebih ramai dan meriah dibandingkan hari sebelumnya, pada hari kedua ini menghadirkan sederet musisi berbakat dari Purwokerto dan sekitarnya beserta dua bintang tamu yang pasti sudah ditunggu di main stage. Gerilya sebagai penampil pertama dilanjutkan Samara, Satria Pingit, dan Denny Alvian yang tampil sebelum break maghrib.

Setelah penonton istirahat, di panggung utama kembali menghadirkan performa istimewa yakni The Alibi, Polkadots dan dilanjutkan penampilan dari Barasuara dan Fiersa Besari. Banyak hal istimewa dihadirkan pada hari kedua ini, diantaranya penampilan Barasuara yang kali ini membawakan 80 persen album kedua.

"Kami beberapa kali ke Purwokerto dan sebelumnya album kedua belum dirilis, jadi sekarang sebagian besar yang kami bawakan adalah lagu di album kedua yang khusus kami bawakan untuk pengunjung Festivaland 2019 ini," kata vokalis Barasuara, Iga Massardi saat ditemui acarakita.web.id usai tampil.

Begitu juga dengan Fiersa Besari yang penampilan kali ini menjadi yang kedua setelah sebelumnya pernah tampil disalah satu kampus di Purwokerto. "Untuk kali ini pasti lebih spesial karena sudah pasti penonton lebih banyak, jadi untuk audiensi kali ini lebih banyak," katanya.

Untuk mini stage dihari kedua ini masih melanjutkan esport competition yang masih menyisakan pertandingan dari hari sebelumnya, kemudian talkshow bersama LA Community, Perpustakaan Musik, Purwokerto Tatto Club, serta creative talk bersama Polkadots yang akan tampil di main stage.




Hari Ketiga
Hari terakhir penyelenggaraan Festivaland 2019 di Purwokerto ini menjadi hari yang sayang bila dilewatkan, karena untuk menunggu event ini lagi paling tidak menunggu tahun 2020 mendatang. Jadi, banyak pengunjung yang sengaja datang demi bisa menikmati suguhan spesial dari para penampil.

Di panggung utama masih dengan penampilan band berbakat Purwokerto dan sekitarnya seperti Jack Blue, Monday Better Friday, Pandora, dan Bad Snail. Dilanjutkan dengan Easy To Say dan Hyndia sebagai local heros kemudian ditutup penampilan Ardhito Pramono dan juga Fourtwnty.

"Dua kali ke Purwokerto selalu seru karena komunitasnya disini hidup dan pasti selalu disambut dengan hangat. Karena itulah saya ingin terus bisa tampil maksimal disini dan menjalin komunikasi dengan para penggemar disini," kata Ardhito Pramono kepada acarakita.web.id sebelum tampil.

Ia menambahkan, baginya fans merupakan orang yang mendukung penuh kariernya selain orang tua. "Mereka jadi bagian dari inspirasi saya dalam berkarya, dan banyak dari mereka yang terus mendukung dari pertama saya rilis single hingga sekarang," ujarnya.

Hal senada disampaikan Ari Lesmana dan Nuwi yang tergabung di Fourtwnty. Bagi mereka Purwokerto punya kesan tersendiri apalagi setelah beberapa kali tampil di Purwokerto yang ternyata punya potensi lebih dibanding kota lain. "Saat ini memang kami hanya tahu Hyndia sebagai local heros disini, tapi saya yakin banyak band lain yang tidak kalah keren," kata Ari Lesmana.

Di panggung lain yakni Mini Stage masih menghadirkan esport competition yang masuk babak final serta talkshow bersama pegiat kopi Purwokerto. Selain itu juga ada gimmick d'traktir battle dan juga creative talk bersama Deedee Ka Cingire pada malam harinya.




Hari terakhir ini menjadi moment istimewa Festivaland 2019 yang merupakan kolaborasi antara Dyandra Promosindo dan juga LAzone.id untuk mempersiapkan pertunjukan lebih meriah lagi pada 2020 mendatang dan menjadikan acarakita.web.id menjadi salah satu partner media penyelenggaraan seluruh rangkaian acara.