Beriklan Murah Disini

Hadirkan Harapan Baru bagi Pasien Katarak, JEC Anwari @ Purwokerto Gelar Operasi Katarak

DALAM rangka memperingati Bulan Bakti Perdami 2026, Klinik Utama Mata JEC Anwari @ Purwokerto turut berpartisipasi dalam rangkaian bakti sosial operasi katarak yang diinisiasi oleh Persatuan Dokter Spesialis Mata Indonesia (Perdami), Selasa (7/7/2026) hingga Kamis (9/7/2026) lalu.

Mengusung semangat Satu Hari Sejuta Harapan untuk Indonesia Kembali Melihat, One Doctor One Sight, kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen bersama untuk memperluas akses layanan kesehatan mata bagi masyarakat, khususnya mereka yang mengalami gangguan penglihatan akibat katarak.


Kepala Klinik Utama Mata JEC Anwari @ Purwokerto, Dr Kukuh Prasetyo SpM ChM (Hon)FIOF mengatakan, partisipasi Klinik Utama Mata JEC Anwari @ Purwokerto dalam Bulan Bakti Perdami 2026 merupakan wujud kepedulian kami terhadap masyarakat yang mengalami gangguan penglihatan akibat katarak.

Melalui kegiatan ini, kami berharap semakin banyak pasien yang mendapatkan kesempatan untuk kembali melihat dengan lebih baik, beraktivitas dengan lebih mandiri, dan menjalani hidup dengan kualitas yang lebih baik," katanya.

Melalui Bakti Katarak ini, lanjut dia, Klinik Utama Mata JEC Anwari @ Purwokerto ingin membantu masyarakat yang selama ini mengalami hambatan penglihatan akibat katarak agar dapat kembali menjalani aktivitas dengan lebih mandiri.

Bagi banyak pasien, kemampuan melihat kembali bukan hanya berdampak pada kesehatan, tetapi juga pada kehidupan sehari-hari, seperti membaca, bekerja, beribadah, mengenali wajah keluarga, bepergian dengan lebih aman, hingga kembali berpartisipasi dalam lingkungan sosial. Karena itu, kegiatan ini menjadi bagian penting dari upaya bersama untuk menekan angka kebutaan yang dapat dicegah sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Melalui kolaborasi ini, Klinik Utama Mata JEC Anwari @ Purwokerto berharap dapat terus berkontribusi dalam upaya menurunkan angka kebutaan yang dapat dicegah, sekaligus memperkuat kesadaran masyarakat akan pentingnya deteksi dini dan penanganan katarak secara tepat.

Katarak merupakan kondisi ketika lensa alami mata mengalami kekeruhan, sehingga cahaya sulit masuk dengan optimal dan penglihatan menjadi buram. Gejala katarak dapat berkembang secara perlahan, mulai dari pandangan berkabut, warna tampak pudar, lebih sensitif terhadap cahaya atau silau, kesulitan melihat pada malam hari, hingga menurunnya kemampuan membaca dan beraktivitas sehari-hari.

Kondisi ini umumnya berkaitan dengan proses penuaan, namun juga dapat dipengaruhi oleh faktor lain seperti riwayat cedera mata, diabetes, penggunaan obat tertentu dalam jangka panjang, paparan sinar ultraviolet, hingga faktor bawaan.
Lebih baru Lebih lama

ads

Adidas

ads

RajaBackLink.com

نموذج الاتصال