Beriklan Murah Disini

Keroncong Plesiran Rayakan 1 Dekade Perjalanan Festival di Candi Prambanan

FESTIVAL musik keroncong orkestra terbesar dan kebanggaan Yogyakarta, Keroncong Plesiran kembali hadir dan memasuki babak baru perjalanannya. Mengusung tema 'Wander with the Rhythm of Keroncong', festival ini siap merayakan puncak satu dekade perjalanannya lewat perhelatan akbar dua hari berturut-turut pada 13 & 14 Juni 2026 di Lapangan Nandi, Kawasan Candi Prambanan.


Sejak pertama kali digagas pada 2018, Keroncong Plesiran lahir dengan visi membawa keroncong kembali dekat dengan masyarakat melalui panggung yang segar, inklusif, dan kolaboratif. Festival ini telah berkelana menapaki berbagai lokasi wisata alam ikonik di Yogyakarta, mulai dari Bukit Lintang Sewu, Tebing Breksi, Gunung Api Purba Nglanggeran, hingga Desa Wisata Tinalah.

Tahun ini menjadi sangat istimewa, karena untuk pertama kalinya, perayaan satu dekade Keroncong Plesiran digelar di Candi Prambanan, salah satu situs warisan dunia UNESCO sekaligus simbol kebudayaan Indonesia," kata  Founder Keroncong Plesiran, Ari Kancil.

Perpaduan antara kemegahan candi dan alunan keroncong orkestra dipastikan akan menghadirkan pengalaman festival yang magis dan tak terlupakan. Kesiapan acara ini disampaikan secara resmi dalam Konferensi Pers pada Rabu (10/6) yang dipandu oleh MC kondang, Putri Manjo.

Pada hari pertama 13 Juni 2026, pengunjung akan disuguhkan penampilan Symphony Kerontjong Moeda featuring David Bayu, Pusakata, Letto, Aska Rocket Rockers, Okky Kumala Sari, Paksi Band, Kos Atos, dan Serenade. Sementara pada hari kedua, 14 Juni 2026, akan menghadirkan Symphony Kerontjong Moeda featuring Armand Maulana, Kunto Aji, Ghea Indrawari, Jimi Multhazam, Egha De Latoya, YKHC, Gadis Gendhis, dan Sinten Remen.

Sebagai penanda perayaan satu dekade, Keroncong Plesiran menghadirkan Program 1 Dekade: Dari Ruang Arsip hingga Ramah Keluarga untuk memberikan pengalaman festival yang lebih komprehensif bagi pengunjung lintas generasi. Salah satu program yang dihadirkan adalah Lounge Plesiran & Panggung Lirih, sebuah mini studio eksklusif yang memungkinkan pengunjung bernostalgia dengan mendengarkan kembali rekaman Keroncong Plesiran Vol. 1-9.

Pada momentum perayaan ini, Keroncong Plesiran juga mengadakan Perilisan Eksklusif dengan meluncurkan buku sejarah perjalanan festival, album kompilasi kaset pita dan digital, serta perilisan Box Set Keroncong Plesiran. Tidak hanya itu, Kolaborasi Dagadu Djokdja, mengajak brand legendaris kebanggaan Jogja terlibat dalam perilisan official merchandise resmi edisi terbatas.

Mengusung konsep Festival Ramah Keluarga, Keroncong Plesiran juga menyediakan Kids Area sebagai ruang bermain anak yang nyaman. Sebagai bentuk komitmen terhadap inklusivitas, anak-anak di bawah usia tujuh tahun dapat menikmati festival tanpa dikenakan biaya tiket masuk festival (gratis).

Perayaan satu dekade Keroncong Plesiran bukan hanya menghadirkan panggung musik yang lebih besar, tetapi juga merupakan Karya Baru dan Apresiasi untuk Legenda Keroncong Indonesia. Tahun ini penyelenggara juga merilis album kompilasi yang melibatkan 10 grup keroncong muda dari berbagai daerah di Indonesia, mulai dari Sumatra, Jawa, Kalimantan, Bali hingga Sulawesi.

Ari Kancil menyebutkan, album tersebut lahir dari kegelisahan bahwa musik keroncong sering kali hanya dikenal melalui lagu-lagu lama. Padahal hingga hari ini masih banyak kelompok keroncong yang menciptakan karya baru dan dimainkan oleh generasi muda.


Selain itu, Keroncong Plesiran juga menyiapkan film dokumenter dan katalog anotasi tentang Waldjinah. Menurut penyelenggara, dokumentasi semacam itu masih sangat terbatas, padahal Waldjinah merupakan salah satu tokoh paling berpengaruh dalam sejarah musik keroncong Indonesia.

Melalui album kompilasi, buku sejarah, film dokumenter, katalog anotasi, dan berbagai aktivasi lainnya, Keroncong Plesiran ingin memastikan bahwa keroncong tidak hanya dikenang sebagai warisan masa lalu, tetapi juga terus berkembang dan relevan bagi generasi masa kini maupun masa depan.

Pengumuman Spesial: Tiket OTS dan Harga Khusus Masuk Kawasan Candi
Dalam kesempatan ini, pihak penyelenggara juga menetapkan harga tiket On The Spot (OTS) kategori Festival sebesar Rp 150.000. Tiket hemat 2-Days Pass (terusan dua hari) juga masih tersedia di harga Rp 220.000 melalui laman www.tuktix.id.

Penyelenggara juga mengumumkan kerja sama harga khusus untuk tiket masuk kawasan Candi Prambanan bagi penonton  Keroncong Plesiran. Rincian harganya adalah:
  • Pukul 06.00 - 17.00 WIB: Harga spesial tiket masuk candi hanya Rp 50.000.
  • Setelah pukul 17.00 WIB: Harga tiket masuk candi turun menjadi hanya Rp 25.000.

Kebijakan harga ini sangat mendukung konsep festival yang ramah keluarga (family-friendly). Penonton bisa datang sejak sore untuk menikmati Kids Area (anak di bawah usia 7 tahun bebas tiket masuk festival), melihat pameran arsip di Lounge Plesiran, berburu merchandise eksklusif, hingga bersantai piknik beralas tikar.
Lebih baru Lebih lama

ads

Adidas

ads

RajaBackLink.com

نموذج الاتصال