Hubungan Yang Kandas Sebelum Dimulai Dari Hanin Dhiya Di Lagu Sempat


SINGLE original terbaru berjudul Sempat dirisil musisi muda, Hanin Dhiya yang liriknya diambil dari catatan harian dirinya sendiri. Sempat sendiri bercerita tentang sebuah hubungan yang kandas bahkan sebelum dimulai, dan lagu ini juga menjadi single yang menggambarkan ‘The New Hanin Dhiya’ di 2022.

Sempat terinspirasi dari hal-hal yang sudah aku lewati sebelumnya, konteksnya bukan cuma tentang percintaan aja. Tentang semua hal yang sekedar 'sempat' ada di hidup aku, tapi ternyata memang tidak ditakdirkan untuk aku," kata dia.

Lagu Sempat bersama-sama diciptakan oleh Hanin Dhiya, Marco Steffiano, Joshua Kunze, Adrian Rahmat Purwantu dan Jessilardus Mate. SEEK yang memiliki track records bekerja bersama Raisa dan Mahalini didapuk menjadi tim produksi lagu.

Dalam penulisan lagu Hanin bersama produser SEEK mereka mengambil referensi lagu Korea. Alhasil, nuansa lagu Korea juga terdengar disini. Tidak hanyanya lagunya yang terdengar 'gelap' dan maknanya yang galau, lagu ini juga memiliki artwork dan visualizer yang dikemas gelap dengan adanya gambar bunga mawar dan warna yang dominan ungu.

Cerita cinta dilagu ini kan pahit, dan berujung harus menerima keadaan dengan mengikhlaskan dia pergi, memusnahkan rasa yang kita miliki supaya kitanya juga bisa kembali baik-baik aja," ujar dia.

Mawar dan ungu itu, lanjut dia seolah menggambarkan bahwa tingkat tertinggi dari mencintai adalah merelakan, demi kebaikan bersama. Dalam rangka merilis lagu terbaru, pada Selasa (16/08/2022) lalu Hanin Dhiya menggelar 'Listening Party Sempat' dengan mengajak Haninours.


Di kesempatan ini turut hadir Sabrina Maidah, psikolog klinis @diruangkonseling, untuk membahas lagu terbaru Hanin jika dilihat dari kacamata psikologi. Hanin dan Sabrina nantinya juga akan membuat konten-konten psikolog yang dapat dilihat di kanal sosial media mereka berdua dalam waktu dekat.

Hanin berharap Sempat diterima oleh semua pendengar dan penggemarnya di tanah air, terutama bagi mereka yang sedang galau. Sempat sudah dapat dinikmati di digital streaming platforms, dan visualizer juga dapat ditonton di kanal youtube Hanin Dhiya.
Copyright © Acarakita Indonesia. Designed by OddThemes