Debut Solo Ayana Hadirkan Single Berbahasa Jepang Dengan Judul 眠り姫 (Nemuri Hime)


BUTUH waktu hingga 2 tahun untuk mematangkan diri terjun ke dunia tarik suara, Ayana Shahab akhirnya merilis debutnya berbahasa Jepang berjudul 眠り姫 (Nemuri Hime). Ayana yang merupakan mantan anggota idol group JKT48 generasi pertama akhirnya memantapkan diri bersolo karier.

Dirilis dibawah naungan RENZ Records, lagu Nemuri Hime dirilis bukan tanpa tujuan, tapi memang Ayana membidik pendengar dari negeri sakura, dan juga pendengar Indonesia dan belahan dunia lainnya yang memiliki minat terhadap musik J-Pop.

Keberanian Ayana dan RENZ Records merilis lagu berbahasa Jepang ini didasari oleh Ayana yang memang seorang keturunan Jepang yang mampu berbahasa Jepang dengan fasih dan juga keyakinan bahwa musik J-Pop memiliki banyak peminat di berbagai belahan dunia.

Ditulis sendiri oleh Ayana, Nemuri Hime bercerita tentang seorang perempuan yang memiliki penyakit Kleine-Levin syndrome yang ingin menghabiskan waktu saat ia terjaga bersama orang yang ia sayangi karena ia tau saat ia tertidur ia tidak tau kapan ia akan terbangun dan mungkin berakhir tidak bersama orang tersebut lagi saat ia terjaga.

Kisah dari lirik ini terinspirasi dari saya sendiri yang memiliki sebuah kebiasaan buruk dimana saya akan memiliki mood yang buruk seharian apabila kurang tidur," katanya.

Vit Alian selaku produser untuk lagu ini awalnya hendak mengaransemen lagu ini dengan aransemen sangat mendayu, namun saat lirik selesai ditulis oleh Ayana tercetus banyak perubahan pada lini aransemen musiknya.

Jadilah ide dasar pembuatan musiknya diambil dari degupan jantung yang bisa kita dengar saat kita sedang tidur menggunakan earplug (penyumbat telinga) yang secara tidak sadar menghadirkan memori-memori atas ingatan kita. Pendekatan itulah yang diambil untuk menciptakan musik pop bagi lagu Nemuri Hime.

Saat ditanya mengenai perasaannya tentang kembalinya Ayana ke industri musik setelah 2 tahun lulus dari idol group, Ayana mengaku senang dan gugup karena biasa beramai-ramai kini harus sendirian. Rasa khawatir pun ia rasakan, namun Ayana optimis dan berharap dapat lebih dekat dengan penggemar.
Copyright © Acarakita Indonesia. Designed by OddThemes