Edukasi Tentang Thrifting Jadi Target Utama Banyumas Thrift Market Festival Volume 2


MESKIPUN menjual 'barang bekas' namun yang dijual oleh sekitar 71 seller di Banyumas Thrifting Festival volume 2 di Moro Grosir Purwokerto pada Jumat (4/2/2022) hingga Minggu (6/2/2022) memiliki kualitas yang mumpuni dan pasti masih sangat layak untuk dikenakan. Setidaknya, itulah yang menjadi edukasi dari panitia penyelenggara kepada masyarakat umum.

Salah satu panitia penyelenggara, Arip Santoso mengatakan, saat ini bagi masyarakat umum sebagian masih menganggap thrift itu tidak layak untuk tetap dikenakan, padahal tidak semuanya karena thrift yang dijual di gelaran Banyumas Thrifting Festival merupakan barang berkualitas dan masih sangat layak. Menurutnya, bila barang tersebut tidak layak maka tidak akan diperjual belikan dan kualitas menjadi yang utama.

Kami ingin memberi edukasi kepada masyarakat kalau tidak semua barang bekas itu tidak layak pakai, itu yang kami jual di Banyumas Thrifting Festival kali ini," katanya kepada acarakita.net, Sabtu (5/2/2022) siang.

Nantinya, lanjut Arip volume kedua ini menjadi gambaran bagaimana untuk lanjutan Banyumas Thrifting Festival selanjutnya. Bila memungkinkan, untuk seller yang terlibat tidak hanya dari Banyumas saja, namun akan melibatkan dari daerah lain seperti Cilacap, Purbalingga, Banjarnegara, dan lainnya.

Terkait kapan akan diselenggarakan volume ketiga, Arip menyebutkan kemungkinan saat bulan Ramadan mendekati idul fitri dengan tempat masih dimatangkan. Menurut dia, untuk tempat diharapkan tetap dapat saling menguntungkan mengingat akan membutuhkan tempat yang lebih luas dibandingkan volume pertama yang sebelumnya terselenggara di Sekawan Social Space dan volume kedua di Moro Grosir Purwokerto.

Sekedar informasi, thrifting disebut sebagai kegiatan membeli barang bekas pakai, dengan catatan bukan berarti kualitas barang yang dijual tidak begitu bagus. Sebaliknya, barang yang dijual di toko thrift biasanya masih dalam keadaan baik dan berkualitas. Barang-barang yang dijual di toko thrift lebih sering disebut dengan istilah preloved.

Keuntungan dari thrifting adalah busana yang lebih awet dan tidak mudah rusak dikarenakan sudah terbukti oleh pemilik sebelumnya. Pembeli juga dapat menemukan barang-barang langka yang jarang dijumpai. Bahkan pembeli mungkin saja mendapatkan barang limited edition yang sudah tidak diproduksi.
Copyright © Acarakita Indonesia. Designed by OddThemes