Blues Summit 2021 Terselenggara di 4 District Selama Sehari



GELARAN bertajuk Blues Summit garapan dari komunitas blues Purwokerto yang menyebut diri dengan Roadhouse Community selalu punya keunikan tersendiri. Seperti halnya pada gelaran Blues Summit 2021 yang diadakan Minggu (19/12/2021) lalu.

Bila sebelumnya diadakan dengan konsep berkemah yang melibatkan hampir semua pegiat musik blues di sekitaran kota Purwokerto termasuk Cilacap, Banjarnegara, dan Purbalingga. Pada 2021 ini memilih bus tour ke tiga kabupaten tersebut yang dilakukan selama 1 hari, dimana mereka sebut dengan 1 Day 4 District.

Kalau sebelumnya kita berkemah dan mengundang teman-teman blues dari 4 kabupaten yakni Banyumas, Cilacap, Banjarnegara, dan Purbalingga, kali ini kita yang mendatangi mereka," kata pegiat Roadhouse Community, Afton Brewok kepada acarakita.net, Minggu (19/12/2021) pagi.

Dengan menggunakan bus, lanjut Brewok dibawa satu rombongan yang berisi panitia, talent, crew & logistik, serta media untuk berkunjung dari kabupaten satu ke kabupaten lainnya dalam satu hari. Hal tersebut juga dilakukan untuk mengurangi kerumunan yang berlebihan guna mengikuti protokol kesehatan yang telah ditentukan oleh pihak pemerintah.

Talent yang dibawa dalam Blues Summit 2021 #BusTour ini menjadi menarik ketika 6 gitaris ternama Purwokerto tergabung dalam Six String bentukan RoadHouse Community yang beranggotakan Paparichard, Adhie Unyiel, Widhie Bluesman, Andrea Bayu, Gendhit, dan Langthiep.

Keenam gitaris tersebut ditemani juga oleh Yusak pada bass, Pandit pada keyboard, dan Erwin pada drum. Serta dua vokalis lintas genre yakni Aung Lodse (reggae) serta Worodharu (Jazz) untuk melengkapi pertunjukan berdurasi 1 jam di setiap district yang dituju.

Sama seperti sebelumnya, Blues Summit hampir selalu mencoba untuk cross genre dan tanpa terkecuali kali ini pun kita hadirkan Aung yang merupakan vokalis band reggae, dan Worodharu yang merupakan vokalis band Jazz Purwokerto," ujar Brewok.

Meski dilakukan selama satu hari dan bisa dibilang hanya melakukan istirahat di dalam bus menjadi tantangan tersendiri bagi semua yang mengikuti. Persiapan yang dilakukan untuk dapat tampil pun harus secepat mungkin, meski begitu hasil maksimal tetap coba ditunjukan semua performa.

Dalam perjalanannya untuk empat district tersebut, rombongan mulai berkumpul sejak pukul 4 pagi yang kemudian berangkat tepat pukul 5 pagi menuju district pertama yakni Kabupaten Cilacap yang harus tampil pukul 8 pagi, yang artinya sebelum jam tampil berarti harus setting panggung dan lainnya yang membutuhkan waktu tidak sedikit.

Meski dengan kondisi masih dalam keadaan sedikit rasa ngantuk, semua tetap tampil maksimal dengan sambutan hangat dari pegiat musik blues di Kabupaten Cilacap yang memilih tempat di Panglima Kafe & Resto. Tidak bisa berlama-lama, setelah menunjukan performanya dari masing-masing talent dari RoadHouse Community serta pegiat musik blues dari tuan rumah, rombongan melanjutkan perjalanan tepat pukul 10.00 waktu setempat menuju district berikutnya, Banjarnegara.

Perjalanan cukup panjang harus dilalui rombongan RoadHouse Community dari Cilacap menuju Banjarnegara, dan waktu tersebut dipergunakan untuk beristirahat.

Pukul 13.00 waktu setempat rombongan telah sampai di district kedua, Banjarnegara yang memilih Historia Cafe di kawasan Hotel Surya Yudha sebagai tempat pertunjukan. Disana sudah menyambut pegiat blues Banjarnegara yang juga rutin tampil di gelaran Blues Summit tahun-tahun sebelumnya. Sama seperti district sebelumnya, disini juga masing-masing diberi durasi kurang lebih 1 jam untuk menunjukan performa terbaiknya.

Usai menunjukan aksinya, semuanya saling bercengkrama sejenak sembari mempersiapkan perjalanan ke district selanjutnya tepat pukul 15.00 WIB.

Tetap sambil melepaskan rasa lelah, dalam perjalanan kembali digunakan untuk beristirahat menuju district ketiga, Purbalingga yang mengambil tempat di Kopi Bathok yang berada di Jalan Cahyana Baru, Purbalingga. Rombongan sampai di tempat pertunjukan kurang lebih pukul 16.30 dan langsung melakukan persiapan untuk nanti ditampilkan Six String bersama band pengiring dan juga dua vokalis lintas genre.

District Purbalingga juga tidak mau kalah untuk memberikan penampilan terbaiknya dari para pegiat musik blues di kota perwira, sebelum waktu maghrib. Setelahnya, berganti dari RoadHouse Community yang menunjukan aksinya selama satu jam kedepan.

Memasuki pukul 19.30 WIB, rombongan RoadHouse Community melanjutkan perjalanan menuju district keempat Blues Summit 2021 #BusTour di Purwokerto sebagai destinasi terakhir yang mengambil tempat di Foxe Studio di Jalan Gelora Indah. Bila di ketiga district sebelumnya menghadirkan komunitas blues setempat, pada district keempat ini menghadirkan Teraplane dari Bumiayu sebagai bintang tamu.

Semua rombongan yang sudah terlihat sangat lelah, tetap masih terlihat bersemangat menyelesaikan gelaran Blues Summit 2021 #BusTour tanpa terkecuali Six String yang menjadi menu utama dalam sehari perjalanannya. Berbeda dari district sebelumnya, di Purwokerto diberikan waktu lebih lama dan hal tersebut dimanfaatkan untuk semakin eksplore yang tidak dilakukan sebelumnya, serta sesi jamming diberlakukan untuk district terakhir ini.

Sekitar pukul 23.00 WIB acara berakhir dengan menyisakan keceriaan berbalut lelah untuk kembali mempersiapkan gelaran Blues Summit 2022 tahun depan.








Copyright © Acarakita Indonesia. Designed by OddThemes