SEBUAH acara dalam rangka perayaan Slank Fans Club (SFC) Purwokerto ke-21 diadakan, Sabtu (31/10/2020) malam lalu di Warung 71 Purwokerto dengan mengambil tajuk Selikur Akur. Sebuah tema yang sederhana namun mempunyai arti mendalam dimana selama selikur atau dua puluh satu tahun ada dan berharap selalu akur.

"Kami sengaja mengambil tema berbahasa Banyumasan karena kami berasal dari Purwokerto, jadi selikur kami ambil sebagai tajuk utama dengan harapan selalu akur dengan sesama Slankers maupun dengan pihak lain," kata ketua SFC Purwokerto, Andy Piss kepada acarakita.net, Sabtu (31/10/2020) malam.

Keakuran SFC Purwokerto dengan pihak lain, lanjut Andy diaplikasikan dengan melibatkan berbagai pihak dalam acara tersebut diantaranya Carclez Extreme Music, Scooter Fans Club (SFaC) Purwokerto, dan banyak lagi. Keterlibatannya tersebut juga dengan sesi talkshow yang dipandu oleh Anunk Soemargo.

Meski sempat mundur beberapa saat dari waktu yang telah direncanakan, tidak membuat acara yang juga mengikuti protokol kesehatan dan mengenakan masker ini berkurang kesakralannya. Band pengusung lagu milik Slank yakni Lovina membuka acara dengan beberapa lagu yang dilanjutkan dengan sesi obrolan pertama yang menjadikan beberapa Slankers.

Tidak lama, karena sesi jamming session berlanjut dengan Bunda Tati sebagai pemilik panggung sederhana dilengkapi beberapa alat musik selama beberapa menit hanya untuk lebih memanaskan suasana. Lalu tiga narasumber yakni Monchos dari SFaC Purwokerto, Anggun dari Carclez Extreme Music, dan Ifa MFN didaulat untuk menceritakan beberapa pengalamannya terkait dengan Slank maupun SFC Purwokerto.

Inti dari acara Selikur Akur ini adalah pemotongan tumpeng yang dilakukan oleh Andy Piss dan diberikan kepada ketua SFC Purwokerto terdahulu. Dikarenakan ketua SFC Purwokerto pertama berhalangan hadir, potongan tumpeng diberikan kepada ketua SFC Purwokerto kedua yakni Babeh Amin yang pernah menjabat dari 1999 hingga 2003 silam.

"Terimakasih kepada ketua terdahulu yang banyak memberi support hingga SFC Purwokerto dapat bertahan hingga sekarang, karena mereka juga yang terus membimbing supaya kami melakukan hal positif," ujar Andy.

Untuk sesi hiburan, beberapa band pengisi dihadirkan seperti Pensil Band, Sincity, Jehan featuring Axersa, dan yang pasti Jamming Session terus berlanjut hingga satu persatu pengunjung membubarkan diri meninggalkan tempat acara. Harapan besar tersirat dari semua Slankers yang hadir, diantaranya dengan berbagai kegiatan lain yang dapat berguna bagi semua.