MESKI menjadi tahun yang tidak mudah untuk dilalui karena adanya pandemi global tidak membuat Afifah Yusuf menyerah, dan itu dibuktikan dengan dirilisnya Ketulusan Abadi dipenghujung 2020 ini. Single tersebut sebagai lanjutan setelah sebelumnya merilis 3 single sejak awal tahun.

"Dimasa pandemi seperti sekarang membuat kita terbatas dalam bergerak dan berkarya, meski begitu juga bagi saya tetap mengajarkan tentang banyak hal sekaligus menjadi saksi rekam jejak saya dalam bermusik," kata Afifah Yusuf.

Bila pada single sebelumnya ia mengajak para pendengar untuk bernostalgia dan berdansa bersama, kali ini berbeda dengan mengusung perpaduan pop, folk dan easy listening yang mengajak penikmat musik menyelami kompleksitas perasaan cinta dan mencintai.

Meski begitu, cinta disini tidak melulu berisikan kisah indah yang selalu dipenuhi tawa dan perasaan berbunga. Namun cinta yang disadari benar akan diuji berbagai rintangan dan membutuhkan pengorbanan untuk terus bertumbuh serta mendewasakan. Cinta yang bersandar pada pondasi kokoh ketulusan dan perasaan kasih tanpa syarat.

Menariknya, unconditional love yang coba dituturkan Afifah Yusuf dalam lagu ini tidak hanya berbatas pada perasaan cinta yang dimiliki dua insan manusia yang tengah memadu kasih. Sebagai pencipta, Afifah Yusuf justru memperluas horizon dalam memandang cinta itu sendiri, sebagaimana yang ia ungkapkan.

"Perspektif dalam lagu ini sebenarnya tidak hanya terkotak-kotakkan pada satu perspektif saja. Perasaan cinta yang coba saya ceritakan dalam lagu ini lebih luas," ujar dia.

Ia menambahkan, bisa cinta dalam artian hubungan romantis bersama pasangan, bisa cinta antara seorang ibu atau orangtua kepada anaknya, atau bisa kepada siapapun kamu merasa menyimpan perasaan yang mendalam. Namun, lanjut dia bagi sebagai penulis dan pencipta melodi lagu ini, ada dua rasa cinta yang paling lekat sebagai inspirasi, yaitu cinta dari seorang ibu kepada anaknya, dan cinta antara pasangan yang akan mengikat janji suci pernikahan.

Proses kreatif pembuatan lagu ini dimulai pada Juli 2020 hingga akhirnya siap untuk diluncurkan pada akhir 2020 ini. Perjalanan kreativitas lagu ini cukup sederhana, dimulai dari penulisan lirik dan penjahitan melodi oleh Afifah Yusuf sejak bulan Juli 2020, sampai pada akhirnya melibatkan beberapa pelaku kreatif musik yang hebat seperti Hezky Joe sebagai Arranger, dan materi dimatangkan melalui proses editing, mixing, mastering oleh Rio Ndul dan Anggi Anggoro.

Sementara itu, pembuatan video musik merupakan kolaborasi antara Afifah Yusuf, Rieska Paramita dan Sebastian Gary Sangitan (Videographer), Jatidiri Ono (Photographer), Yogie Pratama (Wardrobe), Irfani Jelita (Stylist), Tama Pratama (MUA), Firda Jean (Hair Do), dan Fjori Marri (Hand Bouquet).

"Ketulusan Abadi merupakan lagu terakhir yang saya rilis di tahun 2020. Saya berharap lagu ini dapat menghibur dan menemani para pendengarnya melewati akhir tahun 2020," kata Afifah.

Ia berharap para pendengar dapat turut merasakan apa yang ingin disampaikan. Bahkan, lanjut dia dapat bertukar cerita mengenai arti ketulusan abadi bagi masing-masing orang, juga arti cinta, dan perasaan bahagia. Secara momentum, perilisan Ketulusan Abadi di akhir tahun menjadi pengingat baginya, dan berharap bagi semua bahwa pada akhirnya, masing-masing dari kita dapat bertahan di masa pandemi sepanjang 2020 yang tidaklah mudah.