BERKOLABORASI dengan animator andal M Irvan Dionisi, Vox Mortis rilis video animasi berdurasi 4 menit tentang kebrutalan manusia terhadap hewan yang diangkat dari single Primata Durjana melalui kanal YouTube mereka pada Jumat (9/10/2020) lalu. Untuk alur cerita dan visualisasinya, dikembangkan berdasarkan narasi dari sang vokalis Doni Herdaru Tona.

Doni yang juga merupakan aktivis hewan dan pendiri dari Animal Defenders Indonesia merasa 'bertanggung jawab' untuk menyuarakan hal yang berdekatan dengan aktivitasnya sehari-hari yakni membangun kesadaran tentang kesejahteraan hewan domestik.

"Manusia sebagai mahluk yang dibekali akal pikiran tidak lantas membuatnya lebih tinggi derajatnya dibanding mahluk hidup lain," kata Doni Herdaru Tona melalui press release yang diterima acarakita.net, Jumat (9/10/2020) sore.

Pada kenyataannya, lanjut dia manusia sendiri yang lebih banyak berkontribusi dalam penghancuran alam maupun sesamanya. Apa yang disuarakannya melalui proyek musik Vox Mortis bukan omong kosong belaka, ditambah dengan perilaku menyayanyi hewan yang sudah diterapkannya sejak kecil.

Menurutnya, tindak kekejaman pada hewan adalah suatu sinyalemen adanya gangguan kejiwaan yang pada tahap selanjutnya, akan mengincar korban yang lebih besar yakni manusia. Hal tersebut dibuktikan dari berbagai penelitian kejiwaan pada kasus-kasus animal cruelty.

Proyek video animasi tersebut didukung pula oleh rumah produksi asal Inggris yakni Scott Rudd Film yang kerap menangani penggarapan video musik dari raksasa metal seperti Aborted, Deeds of Flesh, Opeth, dan banyak lagi.


Perilisan video tersebut juga sebagai pemantik, dimana dalam waktu dekat Vox Mortis segera merampungkan sesi rekaman album debutnya yang disepakati akan terus menyuarakan propaganda kesejahteraan hewan, selama hal tersebut diperlukan.