BAND asal Jakarta yang menyebut diri dengan Mata Ketiga dikabarkan merilis lagu berjudul Ilusi Dan Batas Waktu, Sabtu (10/10/2020) lalu melalui gerai digital streaming. Perilisan tersebut sebagai salam pembuka dari Mata Ketiga dalam rangkaian karya dimana untuk video lyric juga akan dirilis dalam waktu dekat.

Lagu tersebut dipilih sebagai bentuk komunikasi atas hal kebersyukuran, segala ilusi keresahan dan kesenangan pasti ada batas waktunya. Untuk mengimbangi hal itu, pada penggalan lirik 'kunikmati alam bernyanyi' sebagai part bersyukur dalam menikmati peran sebagai manusia.

Nuansa musik pop pada single ini cukup nampak dengan kentalnya isian etnik perkusi (sadatana), suling bali, dan orkestra sebagai komposisi lagu pertamanya tersebut. Hal tersebut sejalan dengan keberagaman musik yang mereka bawa, meskipun Mata Ketiga sebenarnya membebaskan pendengar untuk menyimpulkan genre yang dibawakan.

"Dalam beberapa karya memang terdapat nuansa jazz, rock, pop, etnik dan bahkan mantra etnis tertentu sebagai pengingat bersama akan hal petuah hidup sebagai manusia," kata mereka dari press release yang diterima acarakita.net, Sabtu (10/10/2020) petang.


Band yang beranggotakan Shadu Rasjidi, Ronie Udara, Erik Sungkawa, Rayhan Syarif, Jaeko, Hanifa Shabrina, dan Hata Arysatya ini menjadikan Mata Ketiga sebagai 'spiritual' dimana awalnya dari beberapa personil yang memang menyukai hal tersebut. Ketertarikan itulah yang justru mempertemukan semua pada 27 Juni 2020 dan sepakat berkarya dengan tema spiritual.