SETELAH membuka kunjungan langsung pada Senin (7/9/2020) lalu, selanjutnya ARTJOG : Resilience menghadirkan Expanded ARTJOG yang merupakan karya audiovisual untuk menikmati dan mengalami festival seni kontemporer ini secara daring. Dimasa pandemi Covid-19, pertemuan antar manusia dibatasi, kerumunan dihindari, dan kebersihan diri menjadi kunci.

Sebagai sebuah ruang yang selalu mempertemukan manusia, karya, dan gagasan, hal ini tentu saja menjadi suatu tantangan. Meskipun pertemuan fisik dan langsung tetap dibuka oleh ARTJOG dengan menerapkan protokol kesehatan dan jumlah pengunjung yang terbatas, kami menyadari bahwa harus ada siasat lain yang ditempuh agar ruang pertemuan yang telah dibangun sejak dulu tetap bisa diakses oleh khalayak banyak.

Berkolaborasi dengan praktisi dokumenter, ARTJOG berusaha untuk merekam realita dan menghadirkannya ke publik. Dengan pendekatan ini, beberapa elemen penting seperti ruang pamer, proses display, proses kekaryaan, dan presentasi karya seni dapat dilihat, didengar, dan dialami.

"Ada 3 gagasan utama yang ingin kami sampaikan melalui film ini, yaitu: ARTJOG sebagai peristiwa, ARTJOG sebagai ruang dan karya, dan ARTJOG dalam konteks sosial budaya," kata Kurnia Yudha.

Expanded ARTJOG adalah suatu cara untuk menyiasati keterbatasan, mengubahnya menjadi suatu bentuk tawaran yang berbeda, baik secara pengalaman maupun secara artistik. Dengan hadirnya karya ini, diharapkan publik yang selama ini telah setia mendukung ARTJOG mendapat pengalaman yang berbeda dalam menikmati ARTJOG : Resilience.

Karya ini hanya dapat diakses di www.artjog.co.id dengan mendaftarkan diri (login) terlebih dahulu dan bisa dinikmati mulai 12 September hingga 31 Oktober 2020. Dan dengan biaya hanya Rp15.000,00 dapat menonton film berdurasi 61 menit ini berulang kali selama 7 hari sejak pembelian.