GELARAN bertajuk Festival Musik Rumah 2020 (FMR2020) menjalani puncaknya dimana puncak festival yang merayakan kebhinekaan dan merawat kebersamaan anak-anak Nusantara lewat musik di rumah dan ruang keluarga ini akan menampilkan 43 konser dari 22 kota/desa lintas daerah, propinsi, pulau, dan negara.

Bila dua kali penyelenggaraan sebelumnya konser-konser tersebut terjadi di rumah-rumah dimana tuan rumah, penampil, dan penonton berkumpul bersama di rumah konser, tahun ini ruang itu dipindahkan ke ruang virtual daring. Penonton akan menikmati konser-konser tersebut di kanal-kanal media sosial resmi FMR.

FMR yakin kebersamaan dalam kebhinekaan mampu mengatasi keterbatasan ruang fisik. Gotong royong dan rasa persaudaraan dapat kita nyatakan juga dalam ruang virtual, melalui musik.

Selama tiga hari, yakni 21, 22, dan 23 Agustus 2020 akan bersama-sama menyaksikan konser dari para partisipan sejak pukul 10:00 hingga 24:00 WIB. Setiap harinya akan ada 14* konser secara berturut-turut yang dapat kita nikmati di tiga kanal media sosial online resmi FMR, Festival Musik Rumah di YouTube dan facebook, serta @festivalmusikrumah.id di instagram.

Format serupa telah dilakukan seminggu sebelumnya dimana 7 konser disiarkan di kanal-kanal tersebut dalam rangkaian konser jelang puncak FMR2020.

"Mungkin tidak mengatasi krisis ekonomi dan pandemi, tapi kita bisa punya intensi yang sama untuk memelihara keberagaman dan merawat kebersamaan dan menyatakannya lewat musik saya pikir ini adalah syukur yang perlu kita rayakan bersama," kata penggagas dan pengarah Festival Musik Rumah, Petrus Briyanto Adi.

Menurutnya, festival ini jauh dari heboh-hebohan karena semua bersukacita di ruang keluarga kita, walau mungkin sedikit orang atau bahkan sendirian, tapi sadar bahwa kita terhubung satu dengan yang lain, anak-anak Nusantara.

FMR juga merupakan ajang serbuk silang kreativitas antar musisi serta membangun-menguatkan jejaring karya dan silaturahmi. Para musisi yang berpartisipasi tentunya mendapat kesempatan yang kaya untuk saling mengapresiasi dan belajar dari karya-karya dan penampilan-penampilan yang lain. Peluang-peluang dan potensi ruang berkarya juga bertambah luas.

Pada puncak FMR2020, diadakan penggalangan donasi-apresiasi yang akan dibagikan kepada para penampil dan orang yang membantu produksi konser tersebut. Penggalangan donasi-apresiasi ini dilakukan sejak rangkaian konser jelang puncak hingga beberapa hari setelah usai puncak FMR2020 nanti.

"Dalam format FMR dua tahun sebelumnya penggalangan donasi-apresiasi ini juga dilakukan, langsung di rumah konser. Biasanya dengan kotak kolekte atau tip-jar," ujar dia.

Ia menambahkan, karena tidak berkumpul di rumah konser, tahun ini melakukannya secara online, mentransfer nominal uang ke rekening yang ditentukan dan disematkan dilayar penonton nanti. Yang harus diingat, ini sukarela dan sukacita serta saling mengapresiasi dan membantu.