MESKIPUN terdampak pandemic global coronavirus (covid-19) yang saat ini sedang terjadi, dunia hiburan tetap tidak kekurangan kreatifitas dan inovatif supaya tetap eksis dan menghibur penggemar. Bahkan menjadi lebih produktif dengan menghasilkan karya baru yang dapat dinikmati masyarakat luas.

Untuk sementara, para pegiat seni tersebut memindahkan semua panggung hiburan, event, dan selebrasi ke media online. Sudah banyak contoh sukses, sepeti band Navicula yang sukses menggelar konser streaming melalui YouTube, kemudian Eva Celia dan Randy Pandugo yang juga menggelas konser streaming, begitu juga Danilla Riyadi bersama bandnya yang banyak diakses oleh penggemar.

Bahkan, Najwa Shihab bersama Narasi nya juga menggelar talk show dan juga showtime secara streaming yang berhasil mengumpulkan dana charity hingga Rp 1,5 miliar melalui platform show by online.

Untuk musisi dunia juga tidak ketinggalan menunjukan eksistensinya secara daring. Seperti contohnya vokalis Coldplay, Chris Martin yang menggelar konser streaming di rumahnya sambil menjalani self-quarantine dan disiarkan melalui instagram. John Legend juga menggelar konser serupa dengan bermain piano yang ditemani sang istri, Chrissy Teigen.

Sekarang ini, musisi juga bisa memanfaatkan situs Soundcloud yang pada akhir Maret 2020 lalu mengumumkan kolaborasinya dengan situs Twitch untuk memfasilitasi konser live streaming. Banyak kelebihan yang bisa didapat dengan konser via Twitch seperti yang dilakukan unit hardcore, Code Orange yang menggelar konser pada pertengahan Maret 2020 lalu, ditonton 13.000an orang secara online.

Karena situs Twitch sebagian besar pengaksesnya merupakan pengguna berbayar, sehingga royalti yang didapat pun cukup besar. Apalagi Twitch merupakan situs yang menganut pembagian royalti yang adil.

Sebenarnya, konser online yang saat ini ramai dilakukan bukan hal baru dan merupakan diferensiasi pasar saja. Karena sebelum pandemic sudah banyak event yang diselenggarakan secara online dengan tiket penjualannya melalui situs penjualan tiket online, dan dengan kondisi yang sekarang terjadi, konser online semakin banyak dilakukan. Tidak hanya konser musik, show by online juga dapat dilakukan untuk berbagai kegiatan lain seperti seminar, olahraga virtual, kuliah, pameran, dan berbagai varian industri event organizer lain.


#SaveEvent
Karena pandemic yang saat ini terjadi, membuat banyak event terpaksa melakukan penjadwalan ulang. Situasi ini sudah pasti menjadi tantangan bagi para pelaku bisnis event. Karena setiap event yang telak direncanakan pasti sudah mengeluarkan banyak biaya produksi sejak awal, seperti untuk booking tempat, booking artist, booking peralatan, biaya promosi, dan berbagai biaya tak terduga lain.

Sehingga penjadwalan ulang event sudah pasti menimbulkan efek berantai yang bertalian ke berbagai sektor. Dan inilah yang menimbulkan keprihatinan meluas bagi para pelaku industri event di seluruh dunia.