FOTO panggung untuk saat ini menjadi hal yang umum dilakukan para profesional fotografi mengabadikan sebuah pertunjukan, namun untuk menghasilkan foto konser yang pas dan bagus, sangat dibutuhkan persiapan dan kecerdikan, terutama terkait penyesuaian diri dengan waktu dan keadaan (timing).

Salah satu stage fotografer, Christ Messakh menjelaskan, fotografi panggung mempunyai banyak sekali elemen, seperti pencahayaan, ambience penonton, hingga ekspresi dan gerakan tubuh musisi di panggung. Disinilah tantangan mendapatkan foto panggung yang bagus. Namun, Christ menambahkan, bila berhasil mendapatkan foto bagus, akan menjadi kepuasan tersendiri.

"Satu hal terpenting adalah menyesuaikan hype penonton dan dinamika gerakan artis di atas panggung dengan metode foto yang digunakan. Kalau artisnya banyak bergerak, metode fotonya berbeda dengan artis yang tidak banyak bergerak," kata Christ dalam acara workshop fotografi 'Mata Waktu Java Jazz 2020, Kamis (26/02/2020) lalu seperti dikutip dari Kompas.id.

Sekalipun menggunakan kamera ponsel, penonton konser masih bisa menghasilkan foto bagus layaknya menggunakan kamera profesional. Seperti yang diutarakan Christ, ketepatan mengambil momen sembari menyesuaikan dengan elemen di panggung akan jadi kunci untuk mendapatkan foto konser bagus.

Agar bisa lebih maksimal memotret layaknya fotografer konser profesional, berikut rangkuman tips seni memotret konser menggunakan kamera ponsel.

Pertama, memastikan memori ponsel lega
Sebelum berangkat ke konser, pastikan dulu memori ponsel lega. Hapus atau back up file-file yang ada di ponsel terlebih dahulu. Bila memori ponsel lega, saat mengambil gambar pun tidak khawatir lagi. Sebab, ruang untuk menyimpan foto-foto konser masih besar.

Kedua, memanfaatkan pencahayaan panggung
Cahaya panggung merupakan cahaya terbaik dalam mengambil foto konser. Cahaya panggung ini sudah diatur sedemikian rupa untuk membuat konser semakin indah dan dramatis. Karena cahaya panggung ini, penonton pun tidak perlu menggunakan lampu flash yang ada di ponsel.

Lampu tersebut justru akan bertabrakan dengan cahaya panggung. Foto yang dihasilkan pun jadi tidak 'berseni' alias datar-datar saja. Pastikan memotret konser dengan memperhatikan timing cahaya panggung. Sebab, cahaya panggung biasanya datang berkali-kali dan ada momen-momen pas ketika musisi beraksi dengan warna pencahayaan tertentu.

Penonton pun bisa memanfaatkan teknik siluet. Misalnya saja, mengambil foto saat tidak ada cahaya di subjek yang akan difoto dan pencahayaan hanya ada di belakang subjek tadi. Foto siluet ini akan berasa lebih artistik.

Ketiga, mencari tempat terbaik
Posisi menentukan prestasi memang tepat dalam fotografi panggung. Posisi terbaik akan memengaruhi hasil foto. Yuniadhi Agung, pewarta foto Kompas menyebut, dalam menentukan posisi dan tempat mengambil gambar, usahakan jangan sampai mengganggu penonton lain.

"Perhatikanlah posisi dan durasi memotret. Ketika sudah mendapatkan tempat dan waktu yang tepat, fotografer harus sangat memanfaatkannya," katanya.

Keempat, tunggu momen yang menarik
Penonton harus menunggu momen yang tepat untuk menghasilkan foto konser baik dan dramatis. Biasanya momen tersebut muncul saat musisi menyanyikan lagu andalan atau saat musisi menyanyikan lagu penuh emosi. Momen menarik juga bisa didapatkan dengan mengambil detail foto dari objek saat konser berlangsung.

"Kita bisa memanfaatkan objek-objek di sekitar kita untuk membuat foto framing. Misalnya membuat foto penyanyi di panggung dengan framing crowd (keramaian) penonton. Bisa di-frame dari tangan-tangan penonton, HP, dan lain-lain," ujar Yuniadhi.

Kelima, komposisi
Foto konser yang berseni juga harus memperhatikan komposisi. Penonton bisa mengambil foto dengan memperhatikan cerita menarik di balik objek yang difoto. Misalnya saja, detail-detail di dalam panggung, seperti para kru, tata panggung, atau saat musisi sedang mengeset alat musik sebelum membawakan lagu berikutnya.

Selain tips-tips tadi, memotret konser akan makin sempurna bila menggunakan smartphone yang mempunyai fitur kamera bagus. Meski begitu, tidak masalah mengabadikan sekali duakali namun selanjutnya sebagai penonton sebaiknya nikmati saja pertunjukan yang ada dan urusan dokumentasi pasti sudah ada yang lebih bertanggung jawab, karena tidak sedikit orang yang kurang beruntung dapat menikmati pertunjukan musik tersebut.

Karena banyak juga dari penonton yang pasti ingin menikmati pertunjukan yang sebenarnya, dan dengan adanya sebagian penonton yang sibuk mengabadikan melalui ponselnya pasti akan merasa terganggu. Jadi, yang paling penting adalah hargailah sesama pengunjung konser pertunjukan.