PULUHAN tahun berkecimpung didunia tarik suara, Mel Shandy yang dikenal sebagai lady rockers Indonesia akhirnya merasakan atmosfer musik Purwokerto melalui performanya bertajuk Live in Concert Mel Shandy Sabtu (25/1/2020) malam lalu di Nicetime Cafe Purwokerto.

Pemilik nama lengkap Melinda Susilarini ini mengaku terkejut dengan antusias pecinta musik rock di Purwokerto yang ternyata sangat patut diacungi jempol. Hal tersebut diakui langsung oleh Mel Shandy saat diwawancarai tim acarakita.web.id usai pertunjukannya tersebut.

"Saya tidak mengira antusasnya akan seperti ini, dan saya baru mengetahui setelah saya tampil di Purwokerto setelah puluhan tahun saya berkarir di dunia musik tanah air," katanya.

Berbagai lagu miliknya sendiri maupun covers dibawakan Mel Shandy termasuk Bianglala, serta Ulah Tuan dan Nona garapan Jockie Soeryoprayogo yang masuk dialbum Bianglala yang mengantarkan ia menjadi lady rockers papan atas sekaligus menandai awal perjalanannya ke puncak popularitas.

Jarak panggung dan penonton yang tidak sampai satu meter membuatnya semakin merasakan energi positif sebuah pertunjukan, meskipun sedikit terganggu dengan banyaknya penonton deretan depan yang menggunakan gadgetnya untuk mengabadikan seluruh penampilan Mel Shandy dari awal hingga akhir.

Tanpa ragu, Mel Shandy meraih tangan para Shockers (Shobat Rockers Mel Shandy) dengan tetap memberikan senyuman ramahnya dan hal itu membuat mereka yang tergabung dalam fans Mel Shandy tersebut merasa ada keistimewaan tersendiri. Mel Shandy sendiri memang sangat menjaga hubungan baik dirinya dengan Shockers baik saat berada di atas panggung maupun di bawah panggung, karena ia menyadari merekalah yang selama ini terus mendukung dirinya.

Sekitar pukul 23.30 waktu setempat Mel Shandy menyelesaikan pertunjukannya melalui lagu Timur Tragedi milik Power Metal yang tentu saja disambut dengan riuh para audience dan hampir semua turut serta mengiringi ia bernyanyi hingga selesai dan diakhir pertunjukan, kejutan diberikan kepada sang gitaris yang pada hari itu merayakan ulang tahun dengan diiringi lagu Selamat Ulang Tahun milik Jamrud.







Usai penampilan, Mel Shandy tidak bisa langsung kembali ke ruang transit di Nicetime Cafe karena sudah terlebih dahulu dihadang para fans untuk sekedar berfoto dengan dirinya. Kondisi tersebut tetap disambut hangat oleh Mel Shandy hingga berlanjut di transit room sebelum dirinya meninggalkan kafe untuk kembali ke penginapan.

Pada pertunjukannya malam itu, tidak hanya menampilkan lady rockers Mel Shandy saja tetapi ada juga dua penampil yang tidak kalah hebat yakni Andromedha asal Surabaya yang juga jebolan Festival Rock Indonesia. Band yang pernah membesarkan nama Yoyo Padi ini tampil cukup apik dengan beberapa cover dan pastinya lagu milik mereka sendiri seperti Lamunan.

Beberapa lagu yang dibawakannya tersebut dirasa tidak asing bagi telinga para penonton, dan hal itulah yang membuat mereka turut serta bernyanyi serta tidak sedikit pula dari mereka yang sudah memenuhi crowd untuk headbanger. Band lain yang tampil malam itu yakni Powermission asal Solo yang seluruh lagunya yang dibawakan merupakan lagu milik dari band rock legendaris tanah air, Power Metal.