EVENT '17 Tahun Bertahan Bermusik Jendral Kantjil' yang digagas oleh Indielicious dan disupport oleh GG Time Out, yang berlangsung pada 28 September 2019 bertempat di Grandbox, Setu perumahan Grand Residence.

Memasuki arena event tampak panggung yang sangat humble tanpa atap, tingginya pun hanya selutut orang dewasa ini menunjukkan Jendral Kantjil sangat ingin suasana yang akrab dan hangat terhadap audiencenya, ada juga booth booth clothing lokal yang menjual dengan harga discount seperti Drizzle, Sbtr, Wayco dll. Acara dimulai pada pukul 13.00 wib, dibuka oleh band space traveler yg merupakan band opening yg berhasil memanaskan suasana dengan raungan gitar distorsi dan bernyanyi dengan style hipmetal.

Sebelah sisi kanan terlihat aktivitas setu barber assosiation yang mengadakan cukur rambut bayar suka suka, ini berhasil memikat pengunjung yang membuat 4 bangku antrian tak kunjung longgar, disamping kanan panggung juga ada pameran rekam jejak perjalanan Jendral Kantjil, memasuki area pameran kita langsung disuguhkan photo photo lawas circa 2001 yang dari awal terbentuknya Jendral Kantjil, ada juga photo photo manggung di Nirvana Cafe, Perbanas, dan Dago Tea House.

Berikutnya tak luput dipamerkan transformasi logo Jendral Kantjil dari 2001-2019 ini disebutkan artis pembuat logonya, disisi atas terdapat pamplet pamplet flyer event lawas yang menampilkan band Jendral Kantjil, bawahnya ada kolase photo Jendral Kantjil dari panggung ke panggung maupun hanging out dengan teman teman, berikutnya merchandise lawas yang digantung gantung membuat kesan seperti di mesin waktu yang membawa kita ke masa lalu, ada juga newsletter propaganda Middlename yang mempromosikan band Jendral Kantjil dari edisi pertama sampai terakhir. Alhasil pameran ini seakan menjadi magnet pengunjung yang ingin bernostalgia maupun ingin tahu lebih dalam tentang Jendral Kantjil.

Sebelah pameran ada booth merchandise Jendral Kantjil yang menjual kaos, topi, tas, dan barang barang lainnya ditampilkan juga video video lawas band Jendral Kantjil saat manggung. Kembali ke panggung band opening lainnya mulai tampil.

Ada cerita menarik salah satu band terpaksa dihentikan paksa oleh panitia karena tidak terdaftar sebagai pengisi acara sang MC baik Nathan maupun Gamal sempat dibuat kebingungan, tak taunya itu bagian dari shooting video clip Jendral Kantjil terbaru yang berjudul 'Band Regist', sengaja tidak diberi tahu agar aktingnya terlihat natural.

Menuju senja kita memasuki gelaran acara BMX dan Skateboard tepat disisi kiri panggung yang dipandu oleh host Pachde Nobrake untuk BMX dan Mamen DJ party untuk Skateboard. Pengisinya pun riders dari berbagai komunitas salah satunya Setu BMX, Tambun Skateboarder, dan Bangka Skateboarder acara semakin meriah ketika para finalis menyelesaikan permainannya dan menelurkan juara juara baru di BMX dan Skateboard.

Memasuki maghrib, break dulu buat ishoma dan dibuka kembali dengan penampilan komika Belo dari Standup Comedy Bekasi, Belo berhasil mengocok perut para pengunjung event. Dilanjutkan enjoy coffee sharing yang dibawakan Agung dari sepuluh coffee yang mempresentasikan bagaimana membuat coffee sesuai takaran agar pas rasanya, tak luput juga komunitas Hexohm Bekasi yang turut memeriahkan acara ini dengan mengadakan vapemeet kita ketahui vape saat ini juga sudah menjadi life stylenya anak khalayak muda.

Kembali ke panggung MC memanggil para personil Jendral Kantjil sepertinya panitia ingin menyuguhkan meet and greet berikut talkshow tanya jawab mulai dari onak duri perjalanan band, sampai memanggil para Kantjil Punks (sebutan penggemar Jendral Kantjil), para Kantjil Punks ini bercerita moment keseruan bersama Jendral Kantjil disambut tepuk tangan dan riuh teriakan para penonton, ada yang berjodoh jadi suami istri dari seringnya bertemu menonton Jendral Kantjil, bahkan ada yang merajah tubuhnya atau menatto dengan logo dan tulisan Jendral Kantjil.

MC Nathan dan Gamal makin menghidupkan acara dengan menyuruh Morris menunjukkan tatto Jendral Kantjilnya, akhirnya talkshow ditutup dengan saling pamer merchandise yang terlama dan paling terawat ini dimenangkan oleh Boro Setyo Handoko. Hampir menuju puncak acara kita kembali dihibur oleh band lokal setu sang tuan rumah Bakteri Noise cukup memikat pengunjung karena lagu lagu yang sangat familiar, setelah Bakteri Noise akhirnya Virgin Horny band yang sudah lama ditunggu karena lama vacum tampil, Virgin Horny tampil maksimal terlihat para pengunjung asik moshing dan bernyanyi.

Kita pun tiba dipenghujung acara Jendral Kantjil yg ditunggu-tunggu, akhirnya naik ke atas panggung dibuka dengan single Untuk Apa Dirimu Disini cukup memanaskan arena moshpit, dilagu Teman Sejati pun pengunjung tak henti hentinya stage diving, lagu Semua Harus Tercipta cukup sukses membuat pengunjung berkaraoke massal.

Slebe sang vocalist pun sampai tak memegang mic, seluruh nomor di album bertahan sukses dilibas sang kancil. Tak puas sampai disitu pengunjung di buat melancholis oleh lagu Pick You Up At School yang dimainkan akustik hanya Bab sang gitaris dan Slebe yang diatas panggung.

Acara ditutup dengan lagu Bertahan yang membuat pengunjung menghabiskan energinya dengan moshing, stage diving maupun bernyanyi sekeras kerasnya . Saya sangat terhibur menonton event ini dari siang, dengan adanya event ini seolah sebuah pembuktian bahwa band lokal Bekasi mampu bertahan bermusik selama 17 tahun tetap eksis di era apapun tak tergerus zaman.

Akhir kata salut buat Jendral Kantjil kalian keren..!!!