LAGU baru berjudul Terbelah Jadi Dua dihadirkan dua nama besar musik Indonesia yakni Ade Govinda dan Gloria Jessica dalam sebuah kolaborasi yang telah menunggu hampir satu dekade untuk terwujud. Lagu itu bercerita tentang rasa sakit yang paling sunyi, mencintai seseorang yang ternyata membagi hatinya kepada orang lain.
Dituturkan terutama dari sudut pandang seorang perempuan, lagu ini menyampaikan satu pesan yang kuat bahwa cinta memang penuh misteri, namun ketika pengkhianatan datang, dibutuhkan akal sehat dan pendirian yang teguh untuk berdiri kembali.
Lagu ini hadir bukan untuk mendramatisasi kepedihan, melainkan untuk menemani siapa pun yang pernah merasakannya dan mengingatkan bahwa penyembuhan dimulai dari kejujuran terhadap diri sendiri. Kisah lahirnya lagu ini dimulai jauh sebelum perekaman pertama.
Pada 2018, Ade Govinda pertama kali mendengar suara Gloria Jessica dalam lagu Dia Tak Cinta Kamu yang kesan pertamanya direspon Ade Govinda bahwa suaranya Gloria Jessica sangat bagus dengan cara penyampaian pesannya yang pas. Sejak saat itulah komunikasi mereka terjalin, namun waktu yang tepat untuk bertemu tak kunjung hadir.
Bertahun-tahun berlalu, Gloria Jessica menjalani perjalanan solonya dan kehidupan pribadinya, hingga akhirnya di 2025, jalinan itu tersambung kembali dan mimpi yang tersimpan sejak 2018 menemukan momentumnya. Ade Govinda dan Gloria Jessica berbagi frekuensi yang sama, bukan hanya soal musik, namun juga soal nilai keluarga dan visi artistik.
Ade Govinda mengeksplorasi musik dalam lagu ini agar terdengar fresh, beat berbasis loop, minim drum konvensional, mixing yang sangat detail dirancang untuk telinga anak muda tanpa mengorbankan kedalaman emosi.
Wajib mendengarkan Terbelah Jadi Dua pakai earphone atau headphone, karena aku ingin kalian mendapatkan pengalaman mendengarkan musik ini dengan maksimal," kata Ade Govinda.
Terbelah Jadi Dua adalah langkah pertama dari perjalanan yang lebih besar. Apa yang awalnya dirancang sebagai proyek single berkembang menjadi sebuah full album bertajuk Blue yang terinspirasi dari ungkapan Feeling Blue. Album ini dijadwalkan rilis di tahun yang sama.
Album tersebut, disampaikan Ade Govinda merupakan eksplorasi sisi idealisnya yang selain lagu mellow, akan ada nuansa Brit-Pop yang kuat. Ia menegaskan, bahwa tidak sedang berbicara perihal 'jualan' tapi soal menjadi diri sendiri. Musisi lain yang turut terlibat dalam proyek ini adalah Barsena Bestandhi, yang berperan sebagai Vocal Producer dalam album Blue selain Ade Govinda sendiri.



