MENGAWALI 2026, Ricecooker coba melawan sepi yang menjadikannya sebagai benang merah album perdana mereka bertajuk Favorite Dinner Guest. Album tersebut sudah tersedia di berbagai gerai musik digital sejak Jumat (30/1/2026) lalu.
Berartikan Tamu Makan Malam Favorit, band asal Jakarta ini siap menemani 2026 dalam mencari orang tersebut dihidup.
Dua tahun merilis lagu demi lagu, Ricecooker sudah banyak menjalani fase dan meraih pencapaian. Dari lagu Moving On dan Sunday Song yang dipakai dalam series My Nerd Girl 3 di layanan streaming Vidio, hingga Original Soundtrack (OST) pertama mereka, If You Let Me, untuk film Cinta Tak Seindah Drama Korea, yang sempat menjadi film nomor 1 di Netflix seluruh Indonesia.
Setelah mendapatkan banyak oportunitas yang sangat kami syukuri, kami rasa sudah saatnya untuk merilis sebuah album," kata personil Ricecooker, Ujar Will Mara.
Bayangkan sebuah keseharian tipikal zaman sekarang, setelah seharian penuh di kantor dan bersempitan di kereta, lalu pulang ke kosan dan duduk di meja untuk menyantap makan malam yang dibeli dijalan pulang.
Disitu Kamu menonton livestream favoritmu bersama ribuan orang lain yang saling berbincang. Namun kamu menulis hahaha dengan muka yang rata, sendirian.
Gitaris Ricecooker, Alit Ibrahim menjelaskan, bahwa Loneliness Epidemic atau epidemi kesepian merupakan tema yang diangkat di album ini.
Kata dia, dari keterangan badan kesehatan dunia atau WHO, kekurangannya koneksi yang bermakna bisa menjadi bibit penyakit dari depresi bahkan ke penyakit jangka lama seperti serangan jantung.
Oleh karena itu, lanjut dia, album Ricecooker memfokuskan cerita dan cara untuk menerima rasa sakit dan kembali membuka hati untuk orang lain sehingga akhirnya mendapatkan seorang Favorite Dinner Guest.
Smitten berperan penting sebagai benang merah, yang bila dalam Bahasa Indonesia artinya jatuh cinta atau terpikat. Tapi perasaannya lebih intens, manis, dan tidak rasional. Seperti kegembiraan yang tidak dapat diucapkan lewat kata-kata.
Khusus untuk lagu tersebut, Ricecooker meminta bantuan oleh Arash Buana untuk menciptakan dan memproduserinya.



