MESKIPUN berasal dari dua ranah yang berbeda dengan karakter kuatnya masing-masing, namun Metzdub dan Sirin Farid Stevy mampu hasilkan karya berjudul Berani + Bahagia, kolaborasi yang membawa kearifan lokal.
Perilisan karya tersebut tepat pada hari kasih sayang, 14 Februari 2026 lalu dibawah DoggyHouse Records sebagai label independen yang menaungi.
Dalam perjalanannya, perkawinan ide keduanya bersifat eksperimentatif, dimana terdapat celah untuk saling terbuka dan menjelajah kemungkinan untuk mencari titik temu karya kolaboratif ini.
Perkawinan itu tidak selalu tentang laki-laki dan perempuan. Dalam musik, perkawinan adalah pertemuan ide, rasa, dan keberanian berkarya," kata Metzdub.
Jika dalam sebuah perkawinan yang dianggap ideal adalah saat dimana pasangan yang tidak sempurna saling belajar menikmati perbedaan, dalam kolaborasi ini Metzdub dan Sirin Farid Stevy berlatih untuk menikmati perbedaan musikal keduanya untuk kemudian saling melengkapi.
Dari situ, sebuah track musik electronic racikan Metzdub berpadu dengan suara vokal, potongan lirik dan sentuhan artwork khas besutan Sirin Farid Stevy.
Keduanya tidak sendiri, layaknya sebuah perkawinan yang masing – masing juga membawa 'keluarga' untuk ikut berproses.
Adalah Roby Setiawan, gitaris FSTVLST ini meminjamkan riff gitar-nya, begitu pula juga Yabes Yuniawan (Naughtyboy) di synth bass, serta Paulus Neo (Majelis Lidah Berduri) pada keyboard & synth. Sementara itu Berani + Bahagia diolah melalui tangan dingin Grayce Soba (Soba studio) yang menjadi pelaksana mixing dan mastering.
Berani + Bahagia sendiri mendapat dukungan penuh dari Tanda Tambah sebagai executive producer-nya. Project kedua insan ini dirasa sesuai dengan semangat kolaborasi dan lokalitas yang juga menjadi core spirit dari Tanda Tambah.



