SEBUAH kritikan lugas disampaikan unit Nu-Metal asal Batam, Hellena melalui single teranyarnya bertajuk Penjahat Dibalik Meja. Lagu tersebut resmi beredar sejak Jumat (20/2/2026) lalu di gerai musik digital yang ada.
Meski berangkat dari band Pub/Club dan baru resmi terbentuk 2024, namun potensi Hellena tidak bisa dianggap remeh. Dengan berkiblat pada band seperti Limp Bizkit, KoRn, hingga System of a Down membuat Hellena saat ini seperti melawan pasar, namun Hellena optimis dapat bersaing dan dapat menghimpun crowd nya sendiri.
Penjahat Dibalik Meja setidaknya menunjukan band yang beranggotakan Trisa dan Opic (Vocal), Fai dan Angga (Gitar), Ryank (Bass), Andre (Keyboard), dan Julion (Drum) dengan genre Nu Metal/Rap Metal/Rap Rock yang segar.
Kami berusaha sampaikan kritikan terhadap keadaan geo-politik Indonesia saat ini yang di dominasi dengan rupa-rupa kelicikan para penguasa," kata mereka.
Part Rap yang cepat namun dengan artikulasi yang tandas menjadikan part ini adalah klimaks dari segala keresahan dan emosi terhadap kebijakan pemerintah. Tentu saja, part rap terssbut membuat kita serasa bernostalgia pada era hype nya Limp Bizkit.
Orasi lantang dari sang vokalis yang menyerukan janji kosong para penguasa dan ajakan bagi kita untuk melawannya, seolah menggelorakan kembali semangat untuk melawan segala jenis penindasan para penguasa dzalim di negeri ini.
Meski dominasi Rap dalam lagu ini cukup kuat, namun vokal bersih juga semakin menegaskan kesan perlawanan dalam lagu ini. Tipe vokal yang sangat cocok dipadankan dengan aransemen musik Nu-Metal yang dihadirkan berkat kulturasi instrumen yang eksploratif.



