SETELAH merilis album secara digital, musisi asal Banjarnegara bernama Wahyu Rammadhani akhirnya menghadirkan album bertajuk Don't Let The Loneliness Kill You secara fisik yang perayaannya dilakukan Sabtu (10/4/2021) bertempat di Kopi Mbah Krajan Banjarnegara.

Perayaan tersebut sempat tertunda karena kondisi pandemi yang terjadi lebih dari setahun, meski begitu suasana syahdu tetap dihadirkan dalam acara yang dipandu oleh Nopen dengan candaan khasnya. Hujan yang melanda Banjarnegara dengan cukup deras akhirnya 'memaksa' acara untuk sedikit mundur.

"Secara pribadi saya ucapkan terimakasih kepada semua yang sudah mendukung hingga akhirnya terealisasi album penuh perdana saya, banyak orang yang saya dedikasikan melalui album ini yang tentu saja tidak bisa saya sebut satu persatu," kata Wahyu Rammadhani saat ditemui acarakita.net sebelum acara.

Tidak banyak konten yang dihadirkan dalam perayaan tersebut, hanya menghadirkan satu band pendukung yakni Evergarden dengan beberapa lagu saja. Tidak lama, Wahyu Rammadhani yang diiringi rekan-rekannya dalam mengisi instrumen dengan beberapa lagu pula.


Sebanyak 8 lagu yang ada dalam album tersebut pun tidak semuanya dibawakan, serta satu lagu dalam mini album sebelumnya bertajuk Sasti juga disuguhkan. Bagi pengunjung yang hadir dan ingin mendapatkan album fisik milik Wahyu Rammadhani pun bisa diperoleh dengan jumlah yang masih terbatas.

Usai menampilkan beberapa lagu dalam albumnya, Wahyu Rammadhani menyelesaikan pertunjukan dan mempersilakan pengunjung yang hadir untuk sekedar jamming session beberapa lagu.

Jauh sebelum full album dirilis, single-single dari album tersebut sudah dirilis secara visual dalam bentuk video musik melalui kanal YouTube Wahyu Rammadhani, dengan bekerja sama bersama Fortunate Film dalam lagu Dying serta Let You Go, dan TartopWorks dalam lagu Enigma Rasa.

Judul album yang dipilih Wahyu Rammadhani bukan tanpa alasan, ia sering kali melihat postingan orang di media social yang cenderung memiliki masalah yang sama. Dari situlah diambil kesimpulan bahwa anak muda era sekarang merasa mereka terkena depresi, sering mengalami overthinking bahkan anxiety.

"Banyak yang merasa hidupnya adalah yang paling buruk, dan mereka sering merasa kosong, juga kesepian. Maka dari itu saya memutuskan untuk memberi nama pada album saya Don’t Let The Loneliness Kill You," ujar dia.

Ia menambahkan, sembari memberikan pesan setiap ia menyebutkan judul album saya ini, bahwa jangan sampai kesepian membunuh suatu batin, jiwa atau bahkan orang. Karena tidak jarang yang memilih untuk mengakhiri hidup hanya karena mereka merasa tidak punya siapa-siapa.

Wahyu Rammadhani memulai bersolo karier pada pertengahan 2019 usai band yang ia gawangi yakni Here To Say diputuskan untuk tidak kembali berkarya. Meski memilih bersolo karier, namun kemasan live perform nya masih berkonsep full band dengan additional player dibelakangnya sebagai pengiring. Don’t Let The Loneliness Kill You merupakan kasih keresahan dalam hidup seorang Wahyu Rammadhani selama 3 tahun terakhir.