ANTUSIASME sobat ambyar (fans Didi Kempot, red) Purwokerto dan sekitarnya sepertinya tak akan pernah surut meskipun sang idola, Didi Kempot datang berkali-kali. Lagu yang saat ini hits dikalangan milenial menjadi modal utama penyanyi asal Solo untuk terus menambah jadwal di tengah kaum milenial tersebut.

Salah satu event yang dihadiri Sobat Ambyar, tidak hanya Purwokerto tapi juga daerah lain yakni event bertajuk Ambyar Expo 2020 di GOR Satria Purwokerto garapan Kutata Production. Didi Kempot yang ambil bagian disitu tampil pada Jumat (21/2/2020) di Sasana Krida GOR Satria Purwokerto.

Tidak tanggung-tanggung, acara tersebut juga dihadiri oleh Bupati Banyumas, Ir Ahmad Husein beserta jajarannya serta berbagai elemen lainnya. Kehadiran dari Bupati Banyumas dan jajarannya bukan tanpa alasan, karena event tersebut juga dijadikan moment rangkaian ulang tahun Kabupaten Banyumas yang ke-449 tahun.

"Selamat ulang tahun untuk Kabupaten Banyumas, semoga semakin maju pemimpinnya dan semakin maju pula masyarakatnya," kata Didi Kempot saat pertama kali naik panggung.

Sebelum sang bintang naik panggung, terlebih dahulu Dory Harsa yang tengah menjadi idola bagi kaum hawa sempat mendapat teriakan histeris dari para penonton saat ia diatas panggung dan melambaikan tangan.









Jalannya Acara
Sekitar pukul 21.30 waktu setempat, Cidro menjadi lagu pembuka dan penonton kategori VIP A yang berada tepat di depan panggung segera beranjak dari tempat duduk dan maju tepat berada di depan barikade untuk merasakan 'ambyar' yang sebenarnya.

Penonton yang berada di tribun VIP B pun tidak kalah, sebagian dari mereka segera merapat ke tribun yang berada di samping panggung untuk dapat melihat lebih dekat The Godfather of Broken Heart.

Hampir semua penonton yang hadir turut serta hanyut dan bernyanyi mengiringi sang legenda hidup bernyanyi. Kalung Emas, Banyu Langit, dan Layang Kangen jadi daftar lagu selanjutnya yang dibawakan dan lagu yang dibawakan pun dijadikan karaoke massal penonton.

Setelah bawakan 4 lagu, Didi Kempot istirahat sejenak dan penampilan digantikan oleh 3 biduan yang memang sudah dipersiapka tim Didi Kempot dengan sekitar 3 lagu. Didi Kempot kembali dihadapan penonton dan kali ini ia mengajak tokoh dari Suriname yang saat ini tinggal di Belanda untuk membawakan Pamer Bojo.

Sewu Kuto yang juga pernah hits sebelum era sekarang pun tidak lupa dibawakan Didi Kempot untuk mengingatkan kembali bahwa ia punya ratusan karya sebelum saat ini dikenal oleh kaum milenial, namun saat ini ia merasa bersyukur karena anak muda sekarang jadi suka lagu berbahasa daerah.

Selanjutnya, Erna Husein yang merupakan istri dari Ir Ahmad Husein juga tidak mau ketinggalan untuk turut serta mendampingi dan ikut bernyanyi lagu Suket Teki. Banyaknya teriakan penonton yang menginginkan Bupati Banyumas untuk ikut bernyanyi hanya dibalas senyuman dan lambaian tangan mengisyaratkan bahwa tidak usah ia bernyanyi, cukup istrinya saja dan ia pun nampak mengabadikan dengan handphone miliknya saat sang istri bernyanyi.

"Bapak tidak mau nyanyi, jadi cukup saya saja," kata Erna Husein saat ditanya acarakita.web.id dibawah panggung usai bernyanyi.

Beberapa lagu kembali dinyanyikan sendiri oleh Didi Kempot selama hampir satu jam pertunjukan. Untuk dua lagu terakhir, Didi Kempot menyerahkan kepada sang penabuh kendang yakni Dory Harsa yang masih tetap disambut teriakan histeris penonton perempuan.

Usai tampil dan masih dilanjutkan oleh Dory Harsa, Didi Kempot langsung meninggalkan tempat pertunjukan dan tidak lama disusul oleh tim lain termasuk Dory Harsa. Satu persatu penonton pun membubarkan diri setelah dibuat 'ambyar' oleh lagu yang dibawakan sang idola.



Selain penampilan dari Didi Kempot, acara yang dipandu oleh Citra Larasati dan Afton Brewok sebagai master of ceremony (MC) ini juga menghadirkan Pandan Wangi dengan lagu-lagu milik Sheila On 7, serta Vibration yang kali ini juga membawakan beberapa tembang milik Didi Kempot sebagai warming up tepat sebelum penampilan dari sang maestro.

article & photo : Galih Dwi Pangestu