Beriklan Murah Disini

Inocent Purwanto Merangkum Rasa Kehilangan Untuk Generasi Patah Hati Melalui Sirna

SOLOIS muda berbakat Inocent Purwanto kembali menghadirkan karya terbaru berjudul Sirna, sebuah single emosional yang lahir dari pengalaman personal dan perjalanan panjang sebelum akhirnya resmi dirilis ke publik. Lagu ini menjadi karya yang sangat spesial bagi Inocent karena menyimpan cerita yang telah ia simpan selama bertahun-tahun.

Ide awal lagu ini muncul secara spontan ketika Inocent sedang bersenandung sendiri. Dari humming sederhana tersebut, perlahan lahir bagian reff yang kemudian berkembang menjadi sebuah lagu utuh. Saat menuliskan liriknya, ia tanpa sadar kembali mengingat pengalaman masa lalu yang pernah ia alami, yang akhirnya menjadi inti cerita dalam lagu ini.

Awalnya tercipta begitu saja ketika aku lagi humming. Tiba-tiba keingat sesuatu yang pernah terjadi di masa lalu aku, dan dari situ lahir bagian reff-nya," kata dia.

Setelah itu, lanjut dia baru dikembangkan bersama partner dalam membuat lagu hingga akhirnya lengkap dengan verse dan bridge. Rencana untuk merilisnya bahkan sempat muncul satu tahun setelah lagu tersebut dibuat, namun berbagai situasi membuat Inocent harus menunggu hingga akhirnya kesempatan itu datang sekitar enam hingga tujuh tahun kemudian.


Judul Sirna sendiri dipilih setelah melalui diskusi bersama tim. Awalnya lagu ini memiliki judul Tak Mampu Pergi, namun Inocent dan tim merasa judul tersebut terlalu menggambarkan kondisi yang sulit move on. Akhirnya bersama tim dan executive producer, mereka sepakat memilih kata Sirna yang dianggap lebih kuat dalam menggambarkan perasaan kehilangan dan berakhirnya sebuah harapan.

Secara makna, Sirna bercerita tentang seseorang yang memiliki harapan besar terhadap sebuah hubungan berharap semuanya akan berakhir bahagia sesuai dengan impian. Namun pada kenyataannya, tidak semua cerita cinta dapat berakhir seperti yang diharapkan.
Lebih baru Lebih lama

ads

Adidas

ads

نموذج الاتصال